Penulis Wawan Bromo FM Selasa 07/07/2015 KRAKSAAN – Hingga saat ini, lantai dua Pasar Semampir Kota Kraksaan Kabupaten Probolinggo m...
Penulis Wawan Bromo FM
Selasa 07/07/2015
Kepala Dinas Pendapatan (Dispenda) Kabupaten Probolinggo Hadi Prayitno melalui Kepala Bidang Pembinaan dan Pengendalian Operasional, Pengembangan dan Pengelolaan Pasar Moch. Husni Nurudin mengatakan bahwa yang paling mungkin menempati lantai dua adalah pedagang grosir.
“Saat ini kami sudah berkomunikasi dengan para pedagang disana untuk mencarikan pedagang grosir yang bersedia berjualan di lantai dua Pasar Semampir,” ungkapnya.
Menurut Husni, penerapan pasar dengan mengundang pedagang grosir itu berkaca pada Pasar Mimbaan Kabupaten Situbondo. “Dulu di sana juga sama, awal-awalnya sepi. Tetapi setelah pedagang grosir mulai berjualan di lantai dua, pengunjung makin ramai. Harapannya di sini juga seperti itu,” jelasnya.
Opsi selain pedagang grosir jelas Husni adalah menempatkan pedagang sandal di lantai dua. Pemkab sendiri sudah pernah mencoba untuk mengisi lantai dua tersebut dengan pedagang sayuran, namun ternyata rencana tidak berjalan. “Selain barang-barang yang diangkut berat, kami juga kesulitan dengan sampahnya dari sayuran,” terangnya.
Di lantai dua Pasar Semampir direncanakan berdiri 35 stand. Pemkab sendiri akan memfasilitasi modal pembiayaan pembangunan bedak setelah jumlah pedagang lengkap. Dimana ukuran setiap stan direncanakan 2,75 x 3 meter.
“Kami akan menyeragamkan bentuk dan ukurannya. Ini bisa kami fasilitasi pembiayaan dari pihak ketiga. Tapi kalau ada pedagang yang mau membangun sendiri, bentuk stannya harus sama dengan stan lain yang dibangun,” pungkasnya. (wan/drs)


COMMENTS