Penulis Wawan Bromo FM Minggu 19/07/2015 KRAKSAAN – Geliat kegiatan ekonomi di Kabupaten Probolinggo dapat dilihat dari kontribusi m...
Penulis Wawan Bromo FM
Minggu 19/07/2015
KRAKSAAN – Geliat kegiatan ekonomi di Kabupaten Probolinggo dapat dilihat dari kontribusi masing-masing sektor terhadap pembentukan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Seiring berjalannya waktu, tentu akan ditemui pergeseran kontribusi dari masing-masing sektor. Ada sektor yang semakin tinggi kontribusinya dan akan dibarengi dengan menurunnya kontribusi sektor lainnya.Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Probolinggo Dewi Korina mengungkapkan, perekonomian Kabupaten Probolinggo selalu menunjukkan pergerakan yang positif dari tahun ke tahun, baik dilihat melalui PDRB atas dasar harga berlaku maupun PDRB atas dasar harga konstan.
“Jika dilihat dari strukturnya maka perdagangan, industri dan pertanian menempati tiga urutan terbesar share-nya. Dari tahun ke tahun selalu mengalami pergeseran. Peranan sektor pertanian pada tahun 2010 sebesar 30,42. Empat tahun kemudian turun menjadi 28,53 dan bergeser pada sektor perdagangan yang semula pada tahun 2010 sebesar 28,92 menjadi 30,33,” ungkapnya.
Perempuan kelahiran Jakarta, 3 Mei 1964 ini menjelaskan, sektor industri juga mengalami peningkatan meskipun peranannya tidak sebesar sektor pertanian dan perdagangan. “Hal ini dimungkinkan karena banyak sektor pertanian yang tidak terolah sendiri di Kabupaten Probolinggo namun didistribusikan ke industri-industri luar sehingga peranan sektor perdagangan lebih besar sharenya dibandingkan sektor industri,” jelasnya.
Mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Probolinggo ini menambahkan, kontribusi terbesar dalam PDRB Kabupaten Probolinggo berasal dari sektor pertanian. “Dalam artian daya saing Kabupaten Probolinggo adalah sektor pertanian. Urutan kedua ditempati sektor perdagangan, hotel dan restoran,” tegasnya.
Tetapi sektor yang paling berperan terhadap pertumbuhan ekonomi, jelas Dewi, adalah perdagangan. Pertanian meskipun paling besar, tetapi dari tahun ke tahun pertambahannya lambat. Peranannya tetap berada pada sektor perdagangan.
“Harus dibedakan antara kontribusi dengan pertumbuhan. Kalau kontribusi adalah perbandingan dengan sektor lain dalam satu tahun. Sementara pertumbuhan adalah perbandingan dalam sektor yang sama dibandingkan tahun sebelumnya,” pungkasnya. (wan/drs)


COMMENTS