Penulis Wawan Bromo FM Selasa 28/07/2015 KRAKSAAN – Keberhasilan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dalam peng...
Penulis Wawan Bromo FM
Selasa 28/07/2015
Senin (27/7), rombongan DPRD Kabupaten Nganjuk datang berkunjung untuk melakukan study banding. Rombongan sejumlah 13 orang tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Ulum Basthomi. Mereka diterima oleh Kepala Dinas Pendapatan (Dispenda) Kabupaten Probolinggo Hadi Prayitno di ruang pertemuan Argopuro Setda Kabupaten Probolinggo.
Turut menerima dalam kesempatan tersebut Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Probolinggo Moh. Said, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Santiyono, Kepala Kantor Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Santoso, Kabag Pemerintahan Edy Suryanto dan perwakilan dari sejumlah instansi terkait.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Ulum Basthomi mengungkapkan selain untuk menjalin silaturahim, kedatangannya di Kabupaten Probolinggo bertujuan untuk menimba ilmu terkait tentang pengelolaan pasar tradisional yang dilakukan Pemkab Probolinggo.
“Kebetulan saat ini kami sedang berupaya bagaimana pasar tradisional yang ada di Kabupaten Nganjuk bisa tumbuh lagi. Dengan demikian kondisi ekonomi masyarakat ke bawah bisa kita angkat kembali,” ungkapnya.
Sementara Kepala Dispenda Kabupaten Probolinggo Hadi Prayitno dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan rombongan DPRD beserta instansi terkait Kabupaten Nganjuk untuk berkunjung ke Kabupaten Probolinggo. Study banding ini merupakan salah satu bentuk silaturahim untuk saling bertukar informasi, sharing dan kemitraan untuk kemajuan kedua daerah.
“Hingga saat ini Kabupaten Probolinggo memiliki 34 pasar tradisional. Dari jumlah tersebut, dua pasar diantaranya akan kita kembangkan menjadi pasar semi modern. Yakni Pasar Paiton dan Pasar Maron,” ungkapnya.
Menurut Hadi Prayitno, dalam pengelolaan pasar tradisional tersebut Pemkab Probolinggo melibatkan sejumlah instansi terkait. Selain Dispenda juga ada Disperindag, Dinas Koperasi dan UKM, Kantor Perpusda, Dinas Perikanan dan Kelautan serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. “Dalam pengelolaan pasar tradisional ini, kami melakukan sinergi dengan beberapa instansi yang ada di Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan tukar menukar cinderamata berupa plakat lambang kedua daerah oleh Ulum Basthomi dan Hadi Prayitno. Selanjutnya kegiatan dilanjutkan sesi dialog yang membahas seputar pengelolaan pasar tradisional yang dilakukan Pemkab Probolinggo. (wan/drs)


COMMENTS