Penulis Wawan Bromo FM Kamis 02/07/2015 SUKAPURA – Kecelakaan yang terjadi di jalur menuju Gunung Bromo beberapa waktu lalu me...
Penulis Wawan Bromo FM
Kamis 02/07/2015
Camat Sukapura Bambang Yulius Wijanarko mengatakan penambahan rambu lalu lintas tersebut dilakukan karena usulan dari pihak kecamatan. Selain untuk meningkatkan keamanan bagi para pengunjung Gunung Bromo, penambahan rambu lalu lintas tersebut bisa meningkatkan pengunjung wisata di Kecamatan Sukapura.
Saat ini penambahan rambu tersebut masih berjalan. Kontraktor pelaksana proyek tersebut, Zainal, mengaku tidak mengetahui persis anggaran penambahan rambu lalu lintas di sepanjang jalur ke Gunung Bromo. ”Kami hanya melaksanakan tugas pemasangan,” katanya.
Zainal menjelaskan rambu yang dipasang ada di 20 titik di Sukapura. Dari SPBU Sukapura hingga mendekati loket tiket masuk ke Gunung Bromo. Rinciannya, 15 titik berupa rambu lalu lintas menuju Bromo dan 5 papan rambu pendahulu penunjuk jalan (RPPJ). “Tujuannya untuk mempermudah pengendara yang akan ke Gunung Bromo,” katanya.
Pada 2013 lalu, Zainal mengaku pernah mengerjakan pemasangan rambu lalu lintas di Kecamatan Lumbang. Tapi, kini rambu tersebut sudah tidak berbekas. Zainal mengaku tak habis pikir dengan orang yang tidak bertanggung jawab yang menghilangkan papan rambu lalu lintas tersebut. “Kalau bisa, hal semacam ini juga sama-sama dijaga. Sebab kalau hilang, bisa membahayakan para pengendara,” jelasnya.
Sementara Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo Doddy Nur Baskoro mengatakan, penambahan rambu tersebut dilakukan untuk membantu pengunjung Bromo. Sebab beberapa waktu lalu, ada insiden kecelakaan menuju ke Gunung Bromo.
Dengan pemasangan dan penambahan rambu lalu lintas di sepanjang jalan tersebut diharapkan bisa meminimalisir kecelakaan. “Harapannya dengan penambahan rambu ini, tidak ada lagi kejadian seperti itu,” ujarnya.
Mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Probolinggo ini menjelaskan bahwa saat ini rambu akan dipasang di dekat rumah warga. Hal itu berkaca dengan sering hilangnya rambu-rambu setelah dipasang.
“Dengan dipasang didekat rumah warga harapannya rambu tersebut bisa dijaga langsung oleh warga sekitar. Kami sudah menitipkan ke warga, agar sama-sama bisa dijaga,” ungkapnya. (wan/drs)


COMMENTS