Penulis Wawan Bromo FM Minggu 26/07/2015 KRAKSAAN – Menekan angka kemiskinan salah satunya dengan meningkatkan sumberdaya manusia me...
Penulis Wawan Bromo FM
Minggu 26/07/2015
KRAKSAAN – Menekan angka kemiskinan salah satunya dengan meningkatkan sumberdaya manusia melalui program pendidikan. Tidak saja pendidikan formal tetapi juga non formal. Masalah buta aksara merupakan bagian dari permasalahan dan sumber dari kemiskinan akibat keterbelakangan dan kebodohan, sehingga pemberantasan buta aksara mesti dilakukan dengan baik.Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo mengatakan, upaya pemberantasan buta aksara ini membutuhkan peran serta seluruh pihak terkait. Karena kesadaran atau keinginan serta pengetahuan masyarakat tentang program pemberantasan buta aksara masih terbilang minim, sehingga butuh kader-kader dan motivator yang bisa menggerakan masyarakat.
“Pemberantasan buta aksara merupakan tanggung jawab bersama, yang bukan semata-mata lembaga pendidikan. Masyarakat sendiri harus mempunyai kemauan untuk keluar dari lingkaran buta aksara yang menyebabkan kemiskinan dan keterbelakangan,” ungkapnya.
Pria kelahiran Sidoarjo, 2 April 1965 ini menjelaskan, kendala dalam pemberantasan buta aksara di antaranya karena kurangnya minat warga dan pemahaman tentang program keaksaraan fungsional. “Pemberantasan buta aksara, memerlukan waktu dan perancangan program yang tepat,” jelasnya.
Untuk mewujudkan program ini, jelas mantan Kabag Kominfo tersebut, peran dari mitra penyelenggaran pemberantasan buta aksara sangat diperlukan. Mulai dari TP PKK, PGRI, Persit KCK Cabang XXXIV Kodim 0820, PC Muslimat NU, PC Fatayat NU, PD Aisyiyah, FK-TPK, PKBM serta Cabang Dinas Pendidikan se-Kabupaten Probolinggo.
“Sinergitas dengan semua pihak sangat diperlukan untuk mensukseskan program gerakan penuntasan pemberantasan buta aksara di Kabupaten Probolinggo,” terangnya.
Mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Probolinggo ini menambahkan, program belajar yang diberikan dalam keaksaraan fungsional meliputi mengenal huruf, merangkai huruf menjadi kata, merangkai kata menjadi kalimat sederhana, membaca kalimat sederhana dengan tepat, menulis kalimat sederhana dan membaca cerita sederhana tentang sesuatu proses. (wan/drs)


COMMENTS