Penulis Dimaz Bromo FM Jumat 24/07/2015 GENDING - Selama sepekan terakhir, penerangan jalan umum (PJU) tenaga surya atau solar cel...
Penulis Dimaz Bromo FM
Jumat 24/07/2015
Akibatnya, jalur pantura dimana titik PJU mati menjadi gelap. Karena itu, pengguna kendaraan harus kembali berhati-hati ketika melalui jalan tersebut. Terlebih, jalur pantura menjadi jalur utama untuk mudik maupun balik.
Terkait hal ini, Kabid Pertamanan BLH Kabupaten Probolinggo Zaenal Anshori mengaku akan mengecek kondisi terkini. “Kita belum tahu, nanti kita cek di lapangan,” ungkapnya.
PJU tersebut mulai beroperasi sekitar setahun yang lalu dengan anggaran yang ada di Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jatim. Dishub Jatim memasang solar cell itu bermula dari usulan Pemkab Probolinggo. Dimana Pemkab sendiri beralasan lokasi-lokasi yang selama ini tidak terpasang PJU menjadi titik rawan aksi kriminalitas.
Maklum, pelaku kriminal menganggap jalan tanpa PJU sebagai lokasi yang cocok untuk menjalankan aksinya. Selain rawan aksi kriminal, penerangan jalan yang tidak maksimal juga membahayakan pengendara. Di Kabupaten Probolinggo sendiri, selain Gending, di Kecamatan Tongas dan Sukapura juga sudah terpasang PJU jenis ini.
“Kita belum lakukan koordinasi, mungkin setelah cek lapangan baru akan kita sampaikan,” jelasnya. Namun, persoalan ini menurut Zaenal bukan yang pertama kali. Sebelumnya, juga pernah ada kerusakan yang sama. Namun, ia mengaku sudah melakukan perbaikan.
Zaenal mengatakan, ada beberapa penyebab PJU tenaga surya tersebut mati. Pertama, sistem pengisian daya saat matahari bersinar tidak maksimal. Hal itu terjadi ketika cuaca mendung. Kebetulan, akhir-akhir ini cuaca di Kabupaten Probolinggo seringkali mendung sampai turun hujan.
Hal serupa juga terjadi ketika solar cell tersebut terhalangi oleh pohon besar. Kemudian, karena pengisian yang tidak maksimal itu membuat aki rusak. Selain itu, penyebab solar mati juga disebabkan piranti sistem pengisian yang mengalami pergeseran. “Misalnya mur-mur di Aki, karena terkena getaran kendaraan yang melintas kemudian kendor,” pungkasnya. (maz/drs)


COMMENTS