Penulis Dimaz Bromo FM Jum'at 19/08/2015 KRAKSAAN - Setiap menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, masyarakat mempunyai tradisi...
Penulis Dimaz Bromo FM
Jum'at 19/08/2015
KRAKSAAN - Setiap menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, masyarakat mempunyai tradisi ziarah atau nyekar ke makam keluarganya. Ini juga terlihat di Kota Kraksaan, Rabu (17/6) sore. Di pemakaman umum Kelurahan Kandangjati Kulon Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo misalnya yang tampak ramai dengan para peziarah.Para peziarah berdatangan sejak pagi hingga sore hari. Umumnya peziarah datang bersama keluarganya. Tujuannya untuk tabur bunga dan mendoakan anggota keluarganya yang telah berpulang terlebih dahulu.
Tradisi nyekar ini tentunya memberi berkah tersendiri bagi seseorang. Salah satunya adalah pedagang bunga dan air mawar. Salah satunya adalah Marni yang berjualan bunga dan air mawar dekat pemakaman umum Kelurahan Kandangjati Kulon Kecamatan Kraksaan.
“Sehari ini sudah puluhan bungkus plastik kembang laku terjual. Satu plastik harganya lima ribu rupiah. Kalau air mawar harganya lima belas ribu rupiah. Biasanya satu keluarga bisa beli dua sampai tiga plastik,” ujar Marni.
Berkah serupa juga dirasakan oleh kuncen (penjaga makam). Termasuk kuncen di pemakaman umum Kelurahan Kandangjati Kulon Kecamatan Kraksaan. Sejak banyak peziarah yang datang, kuncen ikut kebagian rezeki berupa uang tip dari peziarah. Uang tip itu sebagai ucapan terima kasih karena telah membersihkan makam keluarganya.
“Sudah beberapa hari ini ramai. Dan hari ini puncaknya karena keesokan harinya sudah mulai berpuasa,” ujar kuncen yang tidak mau disebutkan namanya. (maz/drs)


COMMENTS