Penulis Dimaz Bromo FM Sabtu 06/06/2015 PAKUNIRAN – Dalam rangka menyongsong datangnya bulan suci Ramadhan 1436 H, Pemerintah Ka...
Penulis Dimaz Bromo FM
Sabtu 06/06/2015
PAKUNIRAN – Dalam rangka menyongsong datangnya bulan suci Ramadhan 1436 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) mensosialisasikan trafficking kepada masyarakat yang dikemas dalam pengajian umum di Desa Sogaan Kecamatan Pakuniran, Kamis (4/6).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan BPPKB Kabupaten Probolinggo Amalia Etiq Primahayu, Camat Pakuniran Munaris, Forkopimka Pakuniran serta tokoh agama dan tokoh masyarakat Desa Sogaan Kecamatan Pakuniran.
Pengajian umum yang diikuti oleh masyarakat dan pengurus Muslimat NU serta para perangkat Desa Sogaan ini diawali dengan istighotsah yang dipimpin oleh Hj. Sholehah Zain dan dilanjutkan dengan tausyiyah oleh Hj. Mahtumah.
Dalam sambutannya Amalia Etiq Primahayu mengungkapkan sosialisasi trafficking tersebut dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang trafficking agar mereka lebih berhati-hati jika mendapat tawaran bekerja di luar daerah.
“Semoga kegiatan ini dapat membawa manfaat dan meningkatkan taraf hidup masyarakat yang bahagia dan sejahtera serta mampu menghindari pengaruh-pengaruh luar yang dapat merusak masa depan terutama para generasi muda yakni kaum perempuan dan anak,” ujarnya. (maz/drs)
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan BPPKB Kabupaten Probolinggo Amalia Etiq Primahayu, Camat Pakuniran Munaris, Forkopimka Pakuniran serta tokoh agama dan tokoh masyarakat Desa Sogaan Kecamatan Pakuniran.
Pengajian umum yang diikuti oleh masyarakat dan pengurus Muslimat NU serta para perangkat Desa Sogaan ini diawali dengan istighotsah yang dipimpin oleh Hj. Sholehah Zain dan dilanjutkan dengan tausyiyah oleh Hj. Mahtumah.
Dalam sambutannya Amalia Etiq Primahayu mengungkapkan sosialisasi trafficking tersebut dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang trafficking agar mereka lebih berhati-hati jika mendapat tawaran bekerja di luar daerah.
“Semoga kegiatan ini dapat membawa manfaat dan meningkatkan taraf hidup masyarakat yang bahagia dan sejahtera serta mampu menghindari pengaruh-pengaruh luar yang dapat merusak masa depan terutama para generasi muda yakni kaum perempuan dan anak,” ujarnya. (maz/drs)


COMMENTS