Penulis Wawan Bromo FM Minggu 28/06/2015 KRAKSAAN – Bulan suci Ramadhan merupakan momentum yang sangat tepat untuk bisa hidup se...
Penulis Wawan Bromo FM
Minggu 28/06/2015
“Biasanya kita sarapan pada jam 06.00 WIB, sekarang lebih awal sebelum Subuh. Setelah sahur, kita beribadah sholat Subuh dan bekerja dengan semangat tanpa berfikir haus dan lapar. Artinya, kita dituntut secara mental untuk semangat walapun dalam keadaan puasa,” ungkap Kepala Bidang Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo dr. Moch. Asjroel Sjakrie.
Menurut Asjroel, puasa itu sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Sebab ketika tidak makan dan minum, kadar gula dalam darah akan turun. Puasa merupakan sarana terapi kesehatan. Dimana siang hari akan terasa lapar dan haus.
“Dengan lapar dan haus tersebut akan terjadi pemecahan katabolisme (respirasi sel). Sehingga energi akan diisi lagi untuk bekerja. Sehingga simpanan lemak dan kadar gula akan terpakai yang berdampak pada perbaikan sel-sel pada organ tubuh kita. Akan kelihatan sekali pada orang gemuk usia 40 tahun. Dimana berat badan, kadar gula dan lain sebagainya akan turun,” jelasnya.
Saat sore hari jelas Asjroel, rasa lapar orang yang berpuasa akan hilang. Karena energi tubuh akan terisi oleh pemecahan katabolisme dari lemak dan glekogen (gula yang tersimpan di dalam hati dan otot). “Perbaikan ini akan berlangsung terus hingga saat berbuka puasa. Untuk mencapai hidup sehat tersebut, ada kalanya saat buka puasa tidak terlalu banyak mengkonsumsi es dan membatasi jumlah makanan (tidak berlebihan),” tegasnya.
Asjroel menyarankan supaya waktu sahur hendaknya makan dan minum yang banyak dengan niat mau puasa bukan takut tidak kuat berpuasa. Tetapi saat berbuka puasa, tidak dianjurkan makan dan minum secara berlebihan. Sebab jika dipaksakan lambung akan terasa sakit.
“Usahakan waktu buka puasa minum air hangat supaya lendir di tubuh akan mudah terlarutkan dan rasa dahaga cepat hilang. Puasa itu melatih manusia untuk bisa bersabar dan mampu menahan hawa nafsu,” pungkasnya. (wan/drs)


COMMENTS