Penulis Dimaz Bromo FM Rabu 03/05/2015 KRAKSAAN - Pucuk pimpinan Polres Probolinggo kembali berganti terhitung sejak 15 Mei lalu. ...
Penulis Dimaz Bromo FM
Rabu 03/05/2015
KRAKSAAN - Pucuk pimpinan Polres Probolinggo kembali berganti terhitung sejak 15 Mei lalu. AKBP Riky Haznul dipindah tempat tugas menjadi Puskrimum Polda Jawa Barat. Sebagai gantinya, Polri menunjuk AKBP Iwan Setyawan yang sebelumnya menjabat Kapolres Probolinggo Kota.AKBP Riky Haznul tidak lama menjabat di Polres Probolinggo, hanya sekitar 6 (enam) bulan. Ia dilantik menjadi Kapolres Probolinggo pada 15 November 2014 dan tugasnya berakhir pada 15 Mei 2015. “Mohon maaf, saya memang belum banyak komunikasi dengan pihak luar. Saat itu fokus kami membangun tim internal dulu, memperbaiki antar lini,” ungkapnya.
Meski jabatannya sangat singkat, ada tiga hal yang sudah ditekan selama kepemimpinannya. Khususnya di jajaran internal Polres Probolinggo. Di antaranya hindari narkoba, perjudian dan perselingkuhan. Dalam pandangannya, tiga hal tersebut akan berbahaya jika dibiarkan. “Alhamdulillah, kami sudah bisa menekannya,” katanya.
Sementara AKBP Iwan Setyawan sebagai kapolres baru bukan nama yang asing karena menjabat sebagai Kapolres Probolinggo Kota. Tiga Kecamatan di Kabupaten Probolinggo meliputi Kecamatan Tongas, Sumberasih dan Wonomerto masuk wilayah hukum Polres Probolinggo Kota. Sehingga Iwan mengaku sudah mengenal setidaknya karakteristik wilayah dan penduduk di tiga kecamatan tersebut.
Track record pun lumayan bagus. Ada sejumlah kasus besar yang selama ini mengendon bisa dipecahkan. Sebut saja kasus kolor ijo yang meresahkan warga selama 10 tahun, baru terungkap di masa kepemimpinannya. Kasus dukun aborsi terhadap 43 janin di Kecamatan Tongas.
Iwan mengaku bertugas di Kabupaten Probolinggo adalah sebuah tantangan. Sebab pada 8 Juli mendatang akan ada 252 desa yang akan menggelar pilkades secara serentak. Ia berharap sinergi antar elemen di Kabupaten Probolinggo makin kuat untuk membentuk suasana kondusif dan aman.
“Jika sinergi Camat, Danramil dan Kapolsek makin kuat, semuanya Insya Allah akan berjalan lancar,” ungkapnya.
Sedangkan Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE berharap AKBP Riky tetap menjalin hubungan baik dengan masyarakat Kabupaten Probolinggo. “Pindah tempat tugas adalah sebuah amanah. Namun jarak yang jauh bukan sesuatu yang menghalangi untuk tetap bersilaturahim dengan kami di Kabupaten Probolinggo,” katanya. (maz/drs)


COMMENTS