Penulis Wawan Bromo FM Selasa 02/06/2015 KRAKSAAN – Peserta KB baru sampai dengan akhir Desember 2014 di Kabupaten Probolinggo mencap...
Penulis Wawan Bromo FM
Selasa 02/06/2015
KRAKSAAN – Peserta KB baru sampai dengan akhir Desember 2014 di Kabupaten Probolinggo mencapai 39.046 orang atau melebihi Perkiraan Permintaan Masyarakat (PPM) sebesar 33.582 orang.Jumlah tersebut terdiri atas penggunaan IUD sebanyak 1.614 orang, Implant sebanyak 5.322 orang, Metode Operatif Pria (MOP) sebanyak 37 orang, Metode Operasi Wanita (MOW) sebanyak 432 orang, suntik sebanyak 19.821 orang, pil sebanyak 9.856 orang dan kondom sebanyak 1.964 orang.
Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Probolinggo Endang Astuti. Menurutnya, hanya saja jumlah akseptor KB tersebut kebanyakan masih menggunakan alat kontrasepsi (alkon) Non Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) daripada MKJP.
“Penggunaan MKJP sangat dianjurkan kepada masyarakat karena relatif lebih aman dibandingkan alat kontrasepsi (alkon) KB jenis lainnya dengan jangka waktu penggunaan yang lebih lama, antara lima sampai sepuluh tahun. Karena itulah, pemerintah memprogramkan masyarakat akan lebih banyak menggunakan MKJP seperti IUD dan Implant dibandikan alkon KB lainnya,” ungkapnya.
Oleh karena itu mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo ini mengharapkan agar masyarakat yang saat ini telah menjadi peserta KB aktif juga akan beralih menjadi pengguna MKJP. Selama ini berbagai langkah sosialisasi kepada masyarakat, khususnya Pasangan Usia Subur (PUS) agar menggunakan MKJP bagi yang belum menjadi peserta KB dan beralih ke metode tersebut bagi yang sudah menjadi peserta KB.
“Dari segi kesehatan penggunaan MKJP lebih aman karena akseptor tidak memasukkan zat antibiotik ke dalam tubuh seperti pada penggunaan alkon KB jenis pil dan suntik. Kami sudah melakukan pembinaan-pembinaan kepada PLKB (Penyuluh Lapangan KB). Dari PLKB nantinya diteruskan ke PPKBD (Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa) yang dilanjutkan kepada Sub PPKBD di tiap-tiap dusun,” pungkasnya. (wan/drs)


COMMENTS