Penulis Wawan Bromo FM Sabtu 13/06/2015 KRAKSAAN - Peringatan Hari Koperasi (Harkop) ke-68 di Kabupaten Probolinggo disemarakkan d...
Penulis Wawan Bromo FM
Sabtu 13/06/2015
Pembukaan ini ditandai dengan pelepasan balon oleh Bupati Tantri didampingi oleh Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko, Pimpinan Bank Jatim Cabang Kraksaan Elfaurid Aguswantoro, Ketua Dekopinda Kabupaten Probolinggo Joko Rohani Sanjaya dan Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko.
Usai dibuka, Bupati Tantri dan Wabup Timbul meninjau pasar rakyat yang diikuti oleh 50 stand terdiri dari koperasi dan UKM, pengusaha menengah dan PKL yang berasal dari Kabupaten/Kota Probolinggo, Kabupaten/Kota Pasuruan dan Kabupaten Lumajang.
Dalam sambutannya Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE mengungkapkan selain bidang pendidikan dan kesehatan, salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo adalah peningkatan ekonomi dengan menggenjot sektor koperasi. Sebab koperasi adalah soko guru perekonomian.
“Kita patut berbangga karena geliat UKM di Kabupaten Probolinggo sudah sangat tinggi. Inilah yang menjadi penyulut semangat kita, utamanya kaum perempuan . Saya titip supaya bisa menghidupkan kembali geliat koperasi,” ungkapnya.
Ke depan jelas Bupati Tantri, Pemkab Probolinggo berkeinginan supaya Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan manajemen pasar bisa mendirikan koperasi. “Bagaimana paguyuban dan pedagang pasar bisa duduk bersama dan mendirikan koperasi. Banyak usaha yang dapat dijalankan di pasar selain simpan pinjam,” jelasnya.
Menurut Bupati Tantri, selama ini tingkat perekonomian petani terkesan berada di bawah rata-rata. Hal ini dikarenakan sebelum menanam sudah berhutang kepada bank titil yang bunganya sangat tinggi. “Saat panen para petani tidak akan tersenyum karena terbebani dengan tanggungan bank titil yang tinggi,” tegasnya.
Bupati Tantri meminta agar masyarakat jangan mengidentikkan koperasi sebagai media untuk meminjam. Sebab koperasi bisa mensejahterakan anggotanya, asalkan pengurusnya amanah. “Marilah bersama-sama memantapkan hati kita bagaimana menggelorakan koperasi menuju kesejahteraan. Koperasi harus terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo,” harapnya.
Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Probolinggo Santiyono menjelaskan bahwa pasar rakyat ini merupakan rangkaian dari peringatan Harkop ke-68. Selain itu juga ada khitanan massal bagi keluarga kurang mampu dan donor darah, sepeda santai dan parade musik anak muda.
Dalam kesempatan tersebut dilakukan penyerahan SKKNI (Sertifikat Kompetensi Kinerja Nasional Indonesia) dan bantuan sembako secara simbolis serta penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) Bupati Probolinggo dengan Pimpinan Bank Jatim Cabang Kraksaan, Pimpinan Bank Jatim Cabang Probolinggo dan Pimpinan Bank UMKM Jatim.
Peringatan Harkop ke-68 ini juga dimeriahkan penghargaan kepada Koperasi Wanita (Kopwan), KPRI dan koperasi lain yang telah mampu melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2014 tiga pertama.
Kegiatan ini diakhiri dengan fashion show yang menampilkan batik khas produk Kabupaten Probolinggo. Bahkan produk batik tersebut dilelang oleh Wabup Timbul kepada seluruh undangan. (wan/drs)


COMMENTS