Penulis Wawan Bromo FM Jum'at 05/06/2015 PAITON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terus berupaya dan mengajak petani...
Penulis Wawan Bromo FM
Jum'at 05/06/2015
Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkab Probolinggo melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH) memberikan pembinaan kemampuan ketrampilan kerja petani tembakau berupa pelatihan pembuatan pupuk organik dengan memanfaatkan limbah kotoran ternak dan limbah cair perusahaan tahu, Kamis (4/6) kemarin.
Kegiatan yang digelar di RM Paiton Permai Kecamatan Paiton tersebut diikuti oleh 80 orang peserta meliputi kelompok tani di Kecamatan Paiton dan Krejengan serta Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).
Kasubbid Pelestarian Lingkungan Hidup dan Konservasi Sumber Daya Alam BLH Kabupaten Probolinggo Sugeng Hariyono mengungkapkan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan kelompok tani dalam pembuatan dan pemanfaatan pupuk organik yang ramah lingkungan.
“Selain itu, untuk mengurangi ketergantungan petani dalam pemakaian pupuk kimia serta mengurangi dan mengendalikan pencemaran lingkungan akibat limbah kotoran ternak dan limbah tahu,” ungkapnya.
Sementara Kepala Bidang Pelestarian dan Pengendalian Lingkungan BLH Kabupaten Probolinggo Hendri Priyanto mengungkapkan bahwa budidaya tembakau akhir-akhir ini cenderung mengabaikan teknik budidaya yang baik. Seperti pemakaian pestisida dan pupuk kimia secara berlebihan.
“Pemakaian pupuk organik padat dan cair ini dapat diaplikasikan tidak hanya pada tanaman tembakau saja karena fungsinya dapat memperbaiki struktur tanah. Tentunya penggunaan pupuk organik ini lebih aman dibandingkan dengan pupuk kimia,” tegasnya. (wan/drs)


COMMENTS