Penulis Wawan Selasa 23/06/2015 KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) memberikan pe...
Penulis Wawan
Selasa 23/06/2015
Kegiatan ini diikuti oleh 31 orang peserta terdiri dari kepala desa dan aparat desa, bidan/perawat desa, kader desa siaga, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, LPM, ormas, LSM, puskesmas, promkes puskesmas serta lintas program Dinkes dan lintar sektor.
Kasi Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Probolinggo Sri Patmiati mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan strata desa/kelurahan siaga aktif binaan di wilayah kecamatan pada akhir Desember menjadi purnama. “Disamping itu, adanya desa/kelurahan siaga aktif yang dibina secara intens dan terpadu oleh lintas program dan lintas sektor,” ungkapnya.
Menurut Sri Patmiati, di Kabupaten Probolinggo cakupan desa siaga aktif tahun 2014 sudah mencapai 87,27%. Namun 83,03% nya didominasi aktif pratama. Kemudian masih terdapatnya 12,73% desa siaga yang belum aktif yang tersebar di 13 kecamatan. “Dalam grand design desa siaga aktif Jawa Timur tahun 2010-2014 diharapkan semua desa siaga di Jawa Timur pada tahun 2014 menjadi desa siaga aktif,” jelasnya.
Berdasarkan data desa siaga aktif di Kabupaten Probolinggo tahun 2014 terdapat 4,24% desa siaga aktif madya yang perlu ditingkatkan menjadi aktif purnama. “Untuk itu pokjanal desa siaga aktif melalui Dinas Kesehatan akan mengembangkan desa/kelurahan siaga aktif binaan untuk meningkatkan desa siaga aktif madya menjadi desa siaga aktif purnama dengan bantuan dan dukungan forum desa siaga aktif di tingkat kecamatan dan desa/kelurahan,” pungkasnya. (wan/drs)


COMMENTS