Penulis Wawan Bromo FM Kamis 11/06/2015 KRAKSAAN – Sedikitnya 310 personel dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pro...
Penulis Wawan Bromo FM
Kamis 11/06/2015
KRAKSAAN – Sedikitnya 310 personel dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Probolinggo mengikuti tes fisik Rabu (10/6) di Alun-alun Kota Kraksaan. Tes itu dilakukan sebagai persiapan pengamanan pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di 252 desa pada 8 Juli mendatang.Para personel Satpol PP yang berasal dari seluruh kecamatan di Kabupaten Probolinggo itu berkumpul di Alun-alun Kota Kraksaan. Mereka melakukan apel persiapan pilkades serentak tahun ini.
Usai apel, seluruh personel Satpol PP tersebut di tes fisik. Tes pertama dilakukan dimana mereka diuji untuk mengelilingi Alun-alun Kota Kraksaan sebanyak lima kali. Tidak hanya itu, anggota Satpol PP yang kelebihan berat badan mendapatkan tes tambahan berupa push up. Hal itu juga diikuti Kepala Kantor Satpol PP Kabupaten Probolinggo Muhammad Abduh Ramin.
Menurut Abduh, kegiatan ini adalah salah satu bentuk persiapan Satpol PP dalam gelaran Pilkades yang akan diselenggarakan pada 8 Juli mendatang. Pasalnya, Satpol PP merupakan garda terdepan dalam pengamanan pilkades tersebut. “Jadi dengan seperti itu sudah tahu kekuatan dari personal Satpol PP sendiri,” ujarnya.
Selain tes fisik lari, ke depan Satpol PP Kabupaten Probolinggo juga akan melatih anggotanya agar mempunyai ilmu bela diri. “Kalau sudah menjadi garda terdepan, mereka harus kuat termasuk harus mempunyai ilmu beladiri. Makanya ke depan mereka juga kami berikan materi silat, taekwondo dan sebagainya,” jelasnya.
Hal itu bukannya tanpa alasan, sebab Satpol PP selaku penegak peraturan daerah (perda), tidak dipegang senjata. “Jadi penting juga punya ilmu bela diri,” katanya.
Mantan Camat Kuripan ini mengatakan selain fisik, anggota Satpol PP harus mempunyai intelektual yang tinggi. Sehingga dengan kondisi tersebut tugas untuk penegakan perda tidak perlu adu fisik. “Fisik kuat dan intelektual tinggi itu yang kami harapkan. Kalau sudah itu dipunyai anggota, penegakan perda akan dilakukan dengan cara mudah diterima oleh masyarakat,” pungkasnya. (wan/drs)


COMMENTS