Penulis Wawan Bromo FM Minggu 21/06/2015 SUKAPURA - Penerangan Jalan Umum (PJU) dengan sistem Solar Cell menuju kawasan wisata Gun...
Penulis Wawan Bromo FM
Minggu 21/06/2015
SUKAPURA - Penerangan Jalan Umum (PJU) dengan sistem Solar Cell menuju kawasan wisata Gunung Bromo jumlahnya akan semakin bertambah. Hal itu dilakukan untuk keamanan di sepanjang jalan tersebut. Proses penambahan itu pun masih dalam tahap penghitungan. Hingga saat ini, jumlah PJU Solar Cell yang ada berjumlah sekitar 30 buah. Jumlah itu dinilai masih kurang untuk akses keamanan menuju gunung Bromo. Karenanya, tokoh Tengger Supoyo berharap agar ada penambahan PJU solar cell. “Kalau sudah ada penambahan PJU yang jelas memudahkan pengendara saat malam hari. Makanya kami berharap agar ada penambahan PJU lagi dari Pemkab Probolinggo,” ungkap anggota DPRD Kabupaten Probolinggo ini.
Hal itu bukannya tanpa alasan, pasalnya tidak sedikit wisatawan yang akan berkunjung ke Bromo selalu di malam hari. “Kalau penerangannya minim, kami juga khawatir,” jelasnya.
Sementara Camat Sukapura Bambang Julius Wijanarko mengungkapkan, untuk PJU solar cell sendiri tahun ini ada penambahan di sepanjang jalur ke Bromo. “Informasinya sudah ada, paling tidak nanti ada 30 unit PJU solar cell lagi yang akan didirikan tahun ini,” ujarnya.
Dengan penambahan itu, nantinya PJU yang ada untuk penerangan di sepanjang jalur ke Bromo itu berjumlah sekitar 60 buah. Namun, jumlah itu masih dirasa kurang. Sebab di sepanjang jalan itu masih banyak membutuhkan penerangan.
“Mungkin terkait dengan kekuatan anggaran Pemkab Probolinggo. Yang penting dengan penambahan ini sudah bisa membantu masyarakat dan wisatawan yang akan berkunjung ke sini,” jelasnya.
Sedangkan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Probolinggo Anggit Hermanuadi mengatakan memang tahun ini ada anggaran penambahan PJU Solar Cell di sepanjang jalur Desa Muneng Kecamatan Sumberasih hingga Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura atau sepanjang jalur ke kawasan Gunung Bromo.
“Memang ada anggaran PJU tapi belum perencanaan. Jadi kami belum tahu pasti berapa jumlahnya. Semua tergantung kepada harga dan kecukupan anggarannya,” katanya. (wan/drs)


COMMENTS