Penulis Wawan Bromo FM Senin 01/06/2015 TONGAS – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Probolinggo member...
Penulis Wawan Bromo FM
Senin 01/06/2015
TONGAS – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Probolinggo memberikan pelatihan pembuatan aneka kue berbahan dasar singkong di Balai Desa Bayeman Kecamatan Tongas.
Pelatihan ini diberikan dalam rangka pembinaan kemampuan dan ketrampilan kerja masyarakat di lingkungan IHT (Industri Hasil Tembakau) melalui penciptaan wirausaha baru.
Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang peserta dengan membentuk 4 (empat) kelompok untuk mendapatkan bantuan alat produksi pembuatan aneka kue dari singkong. Para peserta dilatih membuat getuk keju dan coklat, lemper singkong goreng, wingko pelangi dan cup cake.
Kasi Perluasan Kerja dan Padat Karya Disnakertrans Kabupaten Probolinggo Saniwar mengungkapkan pelatihan ini bertujuan untuk menciptakan wirausaha baru sehingga mampu mengurangi angka pengangguran.
“Melalui pelatihan ini kami mengharapkan agar nantinya benar-benar mampu mencetak wirausaha baru. Sehingga nantinya bisa meningkatkan jumlah wirausaha baru dan mengurangi angka pengangguran,” ungkapnya.
Sementara Kepala Disnakertrans Kabupaten Probolinggo Sigit Sumarsono mengatakan pelatihan ini dilakukan dengan memanfaatkan potensi daerah berupa singkong sebagai bahan dasarnya. Kebetulan singkong cukup banyak ditanam oleh masyarakat.
“Ini adalah salah satu upaya untuk menjadi wirausaha baru yang nantinya akan menambah pendapatan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Apalagi prospek pasar dari pembuatan kue dari singkong ini sangat besar apabila benar-benar mau berusaha,” ujarnya.
Mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) ini menegaskan setelah pelatihan ini masyarakat yang semangat akan diberikan pembinaan lebih lanjut. “Semoga hasil pelatihan ini bisa ditularkan kepada tetangga sekitar tempat tinggalnya. Sehingga nantinya akan terus mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (wan/drs)
Pelatihan ini diberikan dalam rangka pembinaan kemampuan dan ketrampilan kerja masyarakat di lingkungan IHT (Industri Hasil Tembakau) melalui penciptaan wirausaha baru.
Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang peserta dengan membentuk 4 (empat) kelompok untuk mendapatkan bantuan alat produksi pembuatan aneka kue dari singkong. Para peserta dilatih membuat getuk keju dan coklat, lemper singkong goreng, wingko pelangi dan cup cake.
Kasi Perluasan Kerja dan Padat Karya Disnakertrans Kabupaten Probolinggo Saniwar mengungkapkan pelatihan ini bertujuan untuk menciptakan wirausaha baru sehingga mampu mengurangi angka pengangguran.
“Melalui pelatihan ini kami mengharapkan agar nantinya benar-benar mampu mencetak wirausaha baru. Sehingga nantinya bisa meningkatkan jumlah wirausaha baru dan mengurangi angka pengangguran,” ungkapnya.
Sementara Kepala Disnakertrans Kabupaten Probolinggo Sigit Sumarsono mengatakan pelatihan ini dilakukan dengan memanfaatkan potensi daerah berupa singkong sebagai bahan dasarnya. Kebetulan singkong cukup banyak ditanam oleh masyarakat.
“Ini adalah salah satu upaya untuk menjadi wirausaha baru yang nantinya akan menambah pendapatan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Apalagi prospek pasar dari pembuatan kue dari singkong ini sangat besar apabila benar-benar mau berusaha,” ujarnya.
Mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) ini menegaskan setelah pelatihan ini masyarakat yang semangat akan diberikan pembinaan lebih lanjut. “Semoga hasil pelatihan ini bisa ditularkan kepada tetangga sekitar tempat tinggalnya. Sehingga nantinya akan terus mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (wan/drs)


COMMENTS