Penulis Wawan Bromo FM Selasa 16/06/2015 DRINGU – Sebagai upaya standarisasi peningkatan kualitas bahan baku, Dinas Perkebunan d...
Penulis Wawan Bromo FM
Selasa 16/06/2015
DRINGU – Sebagai upaya standarisasi peningkatan kualitas bahan baku, Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) Kabupaten Probolinggo memberikan bimbingan teknologi budidaya tembakau Paiton 1 berupa pelatihan penggunaan Cultivator kepada petani tembakau.
Bantuan Cultivator ini diberikan kepada 5 (lima) kelompok tani. Yakni, Kelompok Tani Sumber Abadi Desa Sumbersecang Kecamatan Gading, Kelompok Tani Jaya Makmur Desa Kertosono Kecamatan Gading, Kelompok Tani Sandang Pangan 2 Desa Kregenan Kecamatan Kraksaan, Kelompok Tani Gondo Arum Desa Gondosuli Kecamatan Pakuniran dan Kelompok Tani Sumber Makmur Desa Taman Kecamatan Paiton.
Kepala Disbunhut Kabupaten Probolinggo Raharjo melalui Kasi Produksi Evi Rosellawati mengungkapkan cultivator diberikan karena selama ini kualitas pengolahan tembakau kurang maksimal serta tenaga kerja terbatas dan mahal. “Disamping juga sebagai antisipasi iklim ekstrim,” ungkapnya.
Menurut Evi, pelatihan cultivator ini diberikan dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada petani tentang optimalisasi budidaya tembakau secara mekanisasi, meningkatkan kualitas dan produksi tembakau serta meningkatkan pendapatan petani.
“Penggunaan cultivator ini sangat bermanfaat agar pengolahan lahan cepat selesai dan tepat waktu, tenaga kerja lebih sedikit, lebih efisien biaya dan waktu serta hasil lebih bagus dari cara manual,” jelasnya.
Melalui pelatihan penggunaan cultivator tersebut diharapkan petani bisa lebih maju dalam penggunaan alat-alat mesin/mekanisasi sehingga hasil tembakau bisa lebih berstandar. (wan/drs)
Bantuan Cultivator ini diberikan kepada 5 (lima) kelompok tani. Yakni, Kelompok Tani Sumber Abadi Desa Sumbersecang Kecamatan Gading, Kelompok Tani Jaya Makmur Desa Kertosono Kecamatan Gading, Kelompok Tani Sandang Pangan 2 Desa Kregenan Kecamatan Kraksaan, Kelompok Tani Gondo Arum Desa Gondosuli Kecamatan Pakuniran dan Kelompok Tani Sumber Makmur Desa Taman Kecamatan Paiton.
Kepala Disbunhut Kabupaten Probolinggo Raharjo melalui Kasi Produksi Evi Rosellawati mengungkapkan cultivator diberikan karena selama ini kualitas pengolahan tembakau kurang maksimal serta tenaga kerja terbatas dan mahal. “Disamping juga sebagai antisipasi iklim ekstrim,” ungkapnya.
Menurut Evi, pelatihan cultivator ini diberikan dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada petani tentang optimalisasi budidaya tembakau secara mekanisasi, meningkatkan kualitas dan produksi tembakau serta meningkatkan pendapatan petani.
“Penggunaan cultivator ini sangat bermanfaat agar pengolahan lahan cepat selesai dan tepat waktu, tenaga kerja lebih sedikit, lebih efisien biaya dan waktu serta hasil lebih bagus dari cara manual,” jelasnya.
Melalui pelatihan penggunaan cultivator tersebut diharapkan petani bisa lebih maju dalam penggunaan alat-alat mesin/mekanisasi sehingga hasil tembakau bisa lebih berstandar. (wan/drs)


COMMENTS