Penulis Wawan Bromo FM Senin 08/06/2015 KRAKSAAN - Peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat IV Pola Baru ...
Penulis Wawan Bromo FM
Senin 08/06/2015
KRAKSAAN - Peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat IV Pola Baru Angkatan XLVII Tahun 2015 diharuskan mengadakan laboratorium perubahan di Perangkat Daerah masing-masing. Salah satunya yang dilakukan Kasubbag Umum dan Kepegawaian Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo Dwi Lestari Wahyuningtyas.Sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, perempuan kelahiran Probolinggo, 1 Oktober 1962 tersebut melaksanakan jadwal peningkatan disiplin pegawai melalui Pakta Integritas Disiplin pada karyawan/karyawati di lingkungan Dinkes Kabupaten Probolinggo.
Penandatanganan Pakta Integritas Disiplin ini dilakukan pada apel pagi bersama, Senin (8/6) pagi oleh Sekretaris Dinkes Sentot Dwi Hendriyono, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dr Sri Wahjuni Dyah Martiningsih mewakili para kepala bidang, Kepala Puskesmas Leces dr Hariawan Dwi Tamtomo mewakili para kepala puskesmas dan mengetahui Kepala Dinkes dr Shodiq Tjahjono.
Dwi Lestari Wahyuningtyas mengungkapkan, penandatanganan Pakta Integritas Disiplin ini bertujuan untuk membentuk pegawai yang lebih disiplin, profesional dan bertanggungjawab yang dituangkan pada 10 budaya malu.
“Ke-10 budaya malu tersebut di antaranya malu berpakaian tidak rapi dan tanpa atribut/identitas, malu terlambat hadir ke kantor tepat waktu, malu tidak ikut apel dan senam pagi di kantor. Malu tidak masuk kerja tanpa alasan, malu sering meminta ijin tidak masuk kerja. Malu pulang kantor sebelum waktunya, malu sering meninggalkan kantor tanpa alasan, malu bekerja tanpa program kerja, malu pekerjaan selalu terbengkalai dan malu bekerja tanpa bertanggungjawab,” jelasnya.
Melalui Pakta Integritas Disiplin ini Dwi Lestari mengharapkan, semua pegawai Dinkes hingga Puskesmas akan ditindaklanjuti dengan cara monitoring dan evaluasi sehingga nantinya akan terbiasa dan menjadi budaya.
“Setidaknya nanti kinerjanya lebih bagus dan meningkat. Dengan demikian pelayanan kepada masyarakat bisa lebih baik lagi,” tegasnya.
Sementara Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr Shodiq Tjahjono mengaku, sangat mendukung program laboratorium perubahan tersebut. Sebab dengan adanya Pakta Integritas ini banyak Puskesmas yang akan membeli finger print untuk meningkatkan kedisiplinan pegawainya. (wan/drs)


COMMENTS