Penulis Wawan Bromo FM Sabtu 13/06/2015 PAITON - Candi Jabung yang berada di Desa Jabung Candi Kecamatan Paiton Kabupaten Probol...
Penulis Wawan Bromo FM
Sabtu 13/06/2015
PAITON - Candi Jabung yang berada di Desa Jabung Candi Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo akan diperbaiki pada tahun 2016 mendatang. Hal itu dilakukan untuk mendongkrak kunjungan wisata di Kabupaten Probolinggo. Demikian disampaikan Bupati Proolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE saat menghadiri pagelaran tari Garudeya di Candi Jabung, Rabu (10/6) malam.
Salah satu alasan yang diungkapkan Bupati Tantri adalah untuk mengenalkan Candi Jabung tersebut pada masyarakat luas, termasuk untuk menarik wisatawan mancanegara. “Jadi tidak hanya kenal dengan Gunung Bromo saja, Kabupaten Probolinggo juga mempunyai candi peninggalan Kerajaan Majapahit. Yakni, Candi Jabung,” ungkapnya.
Menurut Bupati Tantri, sejauh ini Pemkab Probolinggoo telah membuat masterplane untuk pengembangan Candi Jabung. Diantaranya, lahan seluas dua hektar itu akan dimanfaatkan total untuk sarana penunjang Candi Jabung. Misalkan membangun lahan parkir, sarana hiburan dan tempat Pedagang Kaki Lima (PKL). “PKL dan bus, kedepan bisa masuk ke areal, sesuai dengan masterplan yang sudah dibuat,” katanya.
Tetapi rencana tersebut baru akan direalisasikan pada tahun 2016 mendatang. Pasalnya tahun ini Candi Jabung tidak ada anggaran untuk perbaikan dan lainnya. “Kami baru tahu setelah akhir tahun nanti. Karena saat itu akan ada pembahasan anggaran,” jelasnya.
Meski demikian, Bupati Tantri menargetkan paling tiga tahun mendatang Candi Jabung bisa dibangun sesuai dengan masterplane yang sudah ada. “Sehingga dengan seperti itu, wisawatan yang akan dan maupun pulang dari Bali bisa mampir ke Candi Jabung. Sebab, Candi Jabung memang masih potensi menjadi destinasi wisata baru,” tegasnya.
Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengungkapkan untuk perbaikan berskala kecil bisa dilakukan pada saat P-APBD mendatang. “PAK nanti kami usahakan sudah ada,” katanya.
Mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Probolinggo ini menambahkan setelah pembangunan tersebut berjalan, nantinya jalan desa yang berada di dekat candi akan bergeser ke arah barat. “Pasti bergeser, karena memang yang diperbaiki luasannya 2 hektar,” jelasnya. (wan/drs)
Salah satu alasan yang diungkapkan Bupati Tantri adalah untuk mengenalkan Candi Jabung tersebut pada masyarakat luas, termasuk untuk menarik wisatawan mancanegara. “Jadi tidak hanya kenal dengan Gunung Bromo saja, Kabupaten Probolinggo juga mempunyai candi peninggalan Kerajaan Majapahit. Yakni, Candi Jabung,” ungkapnya.
Menurut Bupati Tantri, sejauh ini Pemkab Probolinggoo telah membuat masterplane untuk pengembangan Candi Jabung. Diantaranya, lahan seluas dua hektar itu akan dimanfaatkan total untuk sarana penunjang Candi Jabung. Misalkan membangun lahan parkir, sarana hiburan dan tempat Pedagang Kaki Lima (PKL). “PKL dan bus, kedepan bisa masuk ke areal, sesuai dengan masterplan yang sudah dibuat,” katanya.
Tetapi rencana tersebut baru akan direalisasikan pada tahun 2016 mendatang. Pasalnya tahun ini Candi Jabung tidak ada anggaran untuk perbaikan dan lainnya. “Kami baru tahu setelah akhir tahun nanti. Karena saat itu akan ada pembahasan anggaran,” jelasnya.
Meski demikian, Bupati Tantri menargetkan paling tiga tahun mendatang Candi Jabung bisa dibangun sesuai dengan masterplane yang sudah ada. “Sehingga dengan seperti itu, wisawatan yang akan dan maupun pulang dari Bali bisa mampir ke Candi Jabung. Sebab, Candi Jabung memang masih potensi menjadi destinasi wisata baru,” tegasnya.
Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengungkapkan untuk perbaikan berskala kecil bisa dilakukan pada saat P-APBD mendatang. “PAK nanti kami usahakan sudah ada,” katanya.
Mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Probolinggo ini menambahkan setelah pembangunan tersebut berjalan, nantinya jalan desa yang berada di dekat candi akan bergeser ke arah barat. “Pasti bergeser, karena memang yang diperbaiki luasannya 2 hektar,” jelasnya. (wan/drs)



COMMENTS