Penulis Wawan Bromo FM Mingggu 24/05/2015 TONGAS – Menjadi seorang guru merupakan cita-cita yang sangat mulia. Sebab keberadaan gur...
Penulis Wawan Bromo FM
Mingggu 24/05/2015
TONGAS – Menjadi seorang guru merupakan cita-cita yang sangat mulia. Sebab keberadaan guru bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut berperan dalam mewujudkan negara yang maju dan berkembang.Itulah motivasi dari Iin Mega Lestari, guru SDN Tongas Wetan 2 dalam mewujudkan cita-citanya menjadi seorang guru. “Selain menjadi seorang pendidik bagi anak didik, saya juga senang sekali menularkan ilmu-ilmu ekstra seni di sekolah, khususnya seni tari,” ungkapnya.
Perempuan kelahiran Probolinggo, 29 Maret 1982 ini menjelaskan, yang membuatnya berkesan selama menjadi guru adalah bisa belajar menjadi manusia lebih baik dari hari ke hari.
“Pepatah berkata, ‘guru’ adalah orang yang patut ‘digugu’ dan ‘ditiru’. Dari situlah saya bisa menjadi manusia yang selalu berhati-hati dalam melakukan dan menghadapi segala tindakan,” jelasnya.
Anak ketiga dari tiga bersaudara pasangan Abu Hariyadi (alm) dan Sustiyati ini menerangkan, seorang guru tugasnya adalah mengajar dan mendidik siswa, juga mendorong terjadinya perubahan dari yang tidak baik menjadi lebih baik.
“Baik itu dari segi pembelajaran maupun akhlaknya demi menuju menjadi manusia yang berguna bagi nusa, bangsa dan agama,” terang perempuan yang hobi menyanyi dan menari ini.
Istri dari Moch. Taufiq Salasa ini berbagi pengalaman, bahwa dalam menghadapi siswa bervariasi dari waktu ke waktu. “Di mana siswa kadangkala saya jadikan seorang murid, kadang berperan sebagai seorang sahabat, bahkan kadangkala berperan sebagai musuh.”
“Dalam artian antara guru dan siswa bermusuhan dalam melaksanakan pembelajaran di sekolah. Tujuan saya adalah untuk memotivasi siswa agar selalu bersemangat dalam belajarnya. Sesama guru hendaklah saling sharing dalam menanam keberhasilan anak didik kita demi terwujudnya bangsa Indonesia yang cerdas,” pungkasnya. (wan/drs)


COMMENTS