Penulis Wawan Bromo FM Sabtu 09/05/2015 KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat...
Penulis Wawan Bromo FM
Sabtu 09/05/2015
KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) tahun ini menargetkan mampu memberantas kemiskinan sebanyak 4.100 RTM (Rumah Tangga Miskin). Upaya penanggulangan kemiskinan tersebut akan dilakukan melalui program Jalan Lain Menuju Mandiri dan Sejahtera (Jalin Matra) dan Hati Mesra.Program Jalin Matra bersumber dari dana APBD Provinsi Jawa Timur tahun 2015 dengan sasaran 1.990 RTM di 38 desa di 23 kecamatan. Sementara program Hati Mesra bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT) tahun 2015 dengan sasaran 2.110 RTM di 24 kecamatan. Sehingga total dari dua program tersebut mencapai 4.100 RTM.
“Program Jalin Matra meliputi program penanggulangan kerentanan kemiskinan, penanggulangan feminisasi kemiskinan dan bantuan rumah tangga sangat miskin,” ungkap Kepala Bapemas Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto melalui Kepala Bidang Keswadayaan Masyarakat Bapemas Taufik Alami.
Sementara program Hati Mesra jelas Taufik merupakan implementasi dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo, khususnya di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Program ini adalah program riil karena sasarannya RTM dan rentan miskin sesuai data PPLS tahun 2011 yang sudah diverifikasi sehingga diharapkan melalui program ini, percepatan penanganan kemiskinan segera tercapai,” jelasnya.
Lelaki kelahiran Probolinggo, 8 Januari 1970 ini menerangkan bahwa dengan data PPLS, pengentasan kemiskinan akan terukur. Artinya, kinerja SKPD dan sasaran program akan bisa diketahui tingkat keberhasilannya.
“Tetapi program ini tidak akan berhasil tanpa dukungan dari SKPD lain serta pemerintah kecamatan dan desa. Diharapkan kegiatan ini menjadi penggerak dan motivasi, khususnya bagi pemerintah desa untuk menyentuh sektor ekonomi dari dana desa,” tandasnya.
Program Hati Mesra diberikan dalam bentuk pelatihan usaha ekonomi produktif disesuaikan dengan kondisi geografis wilayah. Meliputi pelatihan rengginang dan krupuk, pelatihan membuat kue kering, pelatihan membuat aneka kripik, pelatihan membuat aneka camilan, pelatihan aneka assesoris, pelatihan aneka kerajinan bambu, pelatihan membuat gula aren dan pelatihan menjahit.
Rencananya, implementasi program Jalin Matra dan Hati Mesra pengentasan kemiskinan ini akan dilaunching secara resmi oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE di Gedung Prasadja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo pada 12 Mei mendatang. (wan/drs)


COMMENTS