Penulis Wawan Bromo FM Minggu 17/05/2015 KRAKSAAN – Program Jalan Lain Menuju Mandiri dan Sejahtera (Jalin Matra) dan program Hidup ...
Penulis Wawan Bromo FM
Minggu 17/05/2015
KRAKSAAN – Program Jalan Lain Menuju Mandiri dan Sejahtera (Jalin Matra) dan program Hidup Aman Tentram Indah Menuju Masyarakat Sejahtera (Hati Mesra) dianggarkan pendanaan sebesar Rp. 8.927.250.000 dari APBD Provinsi Jawa Timur dan APBD Kabupaten Probolinggo.Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto. Menurutnya, dari APBD Provinsi Jawa Timur sebesar Rp. 4.427.250.000 untuk Jalin Matra 3 (tiga) kegiatan.
“Kegiatan tersebut meliputi bantuan RTSM (Rumah Tangga Sangat Miskin), bantuan PFK (Program Feminisasi Kemiskinan) dan bantuan PK2 (Penanggulangan Kerentanan Kemiskinan),” ungkapnya.
Sementara dari APBD Kabupaten Probolinggo sebesar Rp. 3.500.000.000 untuk program Hati Mesra 4 (empat) kegiatan. Meliputi, pembinaan kemampuan dan keterampilan kerja RTM di dataran tinggi lingkungan IHT melalui pemberdayaan ekonomi produktif sebesar Rp. 750 juta dan pembinaan kemampuan dan keterampilan kerja Rumah Tangga Miskin (RTM) di dataran rendah lingkungan IHT melalui pemberdayaan ekonomi produktif sebesar Rp. 900 juta.
“Selain itu, penguatan ekonomi RTM di dataran tinggi di lingkungan IHT melalui bantuan permodalan dan sarana produksi sebesar Rp. 900 juta dan penguatan ekonomi RTM di dataran rendah lingkungan IHT melalui bantuan permodalan dan sarana produksi sebesar Rp. 950 juta,” tegasnya.
Mantan Kabag Pemerintahan ini menerangkan sasaran kegiatan program Jalin Matra dan Hati Mesra sebanyak 3.423 RTM terdiri dari Jalin Matra sebanyak 1.313 RTM pada 31 desa di 23 kecamatan, sumber data PPLS 2011 dari Desil 1-2 (tingkat kesejahteraan 1-20% terendah), anggota rumah tangga berusia produktif di bawah 65 tahun, memiliki anggota rumah tangga lebih dari 1 orang, per desa minimal terdapat 10-20 RTSM dan tergabung dalam pokmas dengan anggota maksimal 20 orang.
“Sedangkan program Hati Mesra sebanyak 2.110 RTM pada 211 desa di 24 kecamatan. Sumber data PPLS 2011 dari Desil 2 (tingkat kesejahteraan 10-20% terendah), tergabung dalam pokmas dengan anggota maksimal 10 orang. Dimana setiap RTM membentuk pokmas,” pungkasnya. (wan/drs)


COMMENTS