Penulis Wawan Bromo FM Sabtu 09/05/2015 SIDOARJO - Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mempertahankan sistem pengelo...
Penulis Wawan Bromo FM
Sabtu 09/05/2015
Hasil audit penilaian BPK untuk tahun anggaran 2014 tersebut diserahkan Kepala BPK RI Perwakilan Jawa Timur Muzakkir kepada Bupati Probolinggo Hj P. Tantriana Sari SE di Kantor BPK RI Jalan Juanda Sidoarjo.
Muzakkir mengatakan, berdasarkan kesepakatan bersama perwakilan BPK dan DPRD Provinsi Jatim, tanggal 16 November 2010, tentang tata cara penyerahan LHP BPK kepada DPRD se-Provinsi Jatim. Maka, penyerahan hasil pemeriksaan atas LKPD (Laporan Keuangan Pemerintah Daerah) Kabupaten Probolinggo tahun anggaran 2014 dengan opini WTP.
Ada lima kota/kabupaten yang mendapatkan penghargaan opini WTP di tahap pertama tersebut. Yakni Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kota Madiun, Kabupaten Magetan dan Kabupaten Jombang.
”Merupakan peristiwa rutin dan kewajiban periksa LKD (Laporan Keuangan Daerah). Sekarang ini, tahun terakhir kas basis. Tahun depan, menggunakan sistem akrual basis. Ke lima Kota/Kabupaten yang menerima opini WTP, perlu diwaspadai perubahan sistem, dan ekstra keras agar ke depan opininya tidak turun,” harapnya.
Sementara Bupati Probolinggo Tantri mengatakan, penghargaan meraih WTP merupakan kesuksesan bersama. Ini sebuah hasil dari upaya kerja keras, kerja kolektif, semua pihak di pemerintahan Kabupaten Probolinggo. Apalagi, opini WTP ini diraih setelah mempertahankan penghargaan perdana opini WTP di tahun 2013 lalu. Sejak dua tahun lalu lamanya, Pemkab Probolinggo berusaha keras untuk dapat meraih WTP tersebut.
”Dengan diraihnya kembali opini WTP ini, kami mengharapkan untuk dipertahankan. Dengan kedisiplinan, motivasi semua pihak WTP ini bisa dipertahankan. Tim yang sudah terbentuk dan membawa opini WTP akan dipertahankan,” katanya.
Bupati Tantri mengungkapkan, kerja keras yang dilakoni semua pihak selama beberapa tahun terakhir akhirnya membuahkan hasil manis. Saat dua tahun lalu, pencapaian hanya meraih opini WDP (Wajar Dengan Pengecualian). Kemudian, dimulai tahun 2013, hasil laporan keuangan dapat mendapatkan opini WTP dan dipertahankan tahu 2014.
“Hasil dari WTP ini paling utama adalah pengakuan audit keuangan pemerintah pusat, terhadap Kabupaten Probolinggo. Serta kinerja semua pihak di ruang lingkup Kabupaten Probolinggo. Soal bonus buat daerah dan tambahan dana alokasi umum (DAU) itu hanya nomor sekiannya,” tegasnya.
Ikut serta saat penerimaan penghargaan opini WTP mendampingi Bupati Tantri adalah Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Imam Suhrowardi, Inspektur Kabupaten Probolinggo Soeparwiyono, Kepala Dinas Pengelolaan dan Keuangan Daerah (DPKD) Tanto Walono, Kepala Dinas Pendapatan Hadi Prayitno dan Kabag Kominfo Yulius Christian. (wan/drs)


COMMENTS