Penulis Dimaz Bromo FM Kamis 28/05/2015 GENDING – Sebagai upaya pengembangan kewirausahaan dan usaha alternatif bagi Usaha Kecil dan...
Penulis Dimaz Bromo FM
Kamis 28/05/2015
GENDING – Sebagai upaya pengembangan kewirausahaan dan usaha alternatif bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Koperasi dan UKM menggelar pelatihan ketrampilan pembuatan kue kering di Pondok Pesantren (Ponpes) Sabilut Taibin Desa Sumberkerang Kecamatan Gending, Selasa (26/5).
Pelatihan ini diikuti oleh 30 santri dan masyarakat di sekitar Pondok Pesantren Sabilut Taibin. Selama pelatihan, mereka mendapatkan materi tentang pembuatan kue kering menu dasar sampai jadi. Setidaknya ada 6 resep kue kering yang diajarkan narasumber KUBE Rizki Perdana Kecamatan Pajarakan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Probolinggo Santiyono melalui Kasi Pengembangan Kewirausahaan Totok Suyanto mengatakan bahwa pelatihan ketrampilan pembuatan kue kering ini bertujuan untuk menciptakan wirausaha baru serta meningkatkan terciptanya lapangan kerja baru baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain.
“Setidaknya nantinya mampu meningkatkan penyerapan jumlah tenaga kerja yang mampu menambahkan pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan hidup santri dan masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Totok, peluang usaha pembuatan kue kering ini sangat menjanjikan manakala digeluti dengan serius dan sungguh-sungguh. Terlebih sebentar lagi akan menghadapi hari raya Idul Fitri yang tentunya masyarakat akan banyak berbelanja kue untuk menu lebaran.
“Melalui pelatihan ketrampilan pembuatan kue kering ini kami mengharapkan agar nantinya hasilnya bisa diimplementasikan langsung di lingkungannya masing-masing sehingga mampu menciptakan wirausaha baru,” pungkasnya.
Pelatihan serupa juga digelar di Balai Desa Menyono Kecamatan Kuripan, Rabu (27/5). Sama halnya dengan di Pondok Pesantren Sabilut Taibin, pelatihan ini juga diikuti oleh 30 orang dari masyarakat desa setempat. (maz/drs)
Pelatihan ini diikuti oleh 30 santri dan masyarakat di sekitar Pondok Pesantren Sabilut Taibin. Selama pelatihan, mereka mendapatkan materi tentang pembuatan kue kering menu dasar sampai jadi. Setidaknya ada 6 resep kue kering yang diajarkan narasumber KUBE Rizki Perdana Kecamatan Pajarakan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Probolinggo Santiyono melalui Kasi Pengembangan Kewirausahaan Totok Suyanto mengatakan bahwa pelatihan ketrampilan pembuatan kue kering ini bertujuan untuk menciptakan wirausaha baru serta meningkatkan terciptanya lapangan kerja baru baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain.
“Setidaknya nantinya mampu meningkatkan penyerapan jumlah tenaga kerja yang mampu menambahkan pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan hidup santri dan masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Totok, peluang usaha pembuatan kue kering ini sangat menjanjikan manakala digeluti dengan serius dan sungguh-sungguh. Terlebih sebentar lagi akan menghadapi hari raya Idul Fitri yang tentunya masyarakat akan banyak berbelanja kue untuk menu lebaran.
“Melalui pelatihan ketrampilan pembuatan kue kering ini kami mengharapkan agar nantinya hasilnya bisa diimplementasikan langsung di lingkungannya masing-masing sehingga mampu menciptakan wirausaha baru,” pungkasnya.
Pelatihan serupa juga digelar di Balai Desa Menyono Kecamatan Kuripan, Rabu (27/5). Sama halnya dengan di Pondok Pesantren Sabilut Taibin, pelatihan ini juga diikuti oleh 30 orang dari masyarakat desa setempat. (maz/drs)


COMMENTS