Penulis Wawan Bromo FM Kamis 28/05/2015 TONGAS – Sedikitnya 30 orang pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten...
Penulis Wawan Bromo FM
Kamis 28/05/2015
TONGAS – Sedikitnya 30 orang pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Probolinggo mendapatkan pelatihan akuntansi dasar dari Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Probolinggo, Selasa dan Rabu (26-27/5).
Pelatihan yang digelar di Kantor Klinik Konsultasi Bisnis (KKB) di Desa Curah Dringu Kecamatan Tongas ini dilakukan dalam rangka pembinaan kemampuan ketrampilan masyarakat di kawasan IHT melalui pengembangan kewirausahaan dan usaha alternatif UMKM.
Dalam pelatihan ini, para pelaku UMKM mendapatkan materi dari CV Bima GESCHE Probolinggo. Pelaku UMKM mendapatkan materi tentang pengenalan akuntansi, pengenalan sistem pencatatan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Probolinggo Santiyono melalui Kepala Bidang Bina UKM Bambang Supriadi mengungkapkan pelatihan ini dimaksudkan supaya para pelaku UMKM di Kabupaten Probolinggo dapat menjadi pelaku UMKM yang mampu memahami ilmu akuntansi dasar.
“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia pengelola usaha mikro, kecil dan menengah di Kabupaten Probolinggo. Disamping juga memberikan pemahaman tentang penerapan akuntansi pada usahanya,” ungkapnya.
Menurut Bambang, dengan pengelolaan usaha yang baik dan terstruktur dengan standar akuntansi usaha, maka pelaku UMKM akan senantiasa tertib administrasi. Hal ini pentung, sebab tertib administrasi sangat menentukan dalam kemajuan usaha UMKM di masa yang akan datang.
“Semoga dengan pelatihan ini, para pelaku UMKM dapat melakukan analisa laba usaha, kapasitas produksi serta mampu merencanakan pengembangan usaha yang akan dilakukan ke depannya,” pungkasnya. (wan/drs)
Pelatihan yang digelar di Kantor Klinik Konsultasi Bisnis (KKB) di Desa Curah Dringu Kecamatan Tongas ini dilakukan dalam rangka pembinaan kemampuan ketrampilan masyarakat di kawasan IHT melalui pengembangan kewirausahaan dan usaha alternatif UMKM.
Dalam pelatihan ini, para pelaku UMKM mendapatkan materi dari CV Bima GESCHE Probolinggo. Pelaku UMKM mendapatkan materi tentang pengenalan akuntansi, pengenalan sistem pencatatan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Probolinggo Santiyono melalui Kepala Bidang Bina UKM Bambang Supriadi mengungkapkan pelatihan ini dimaksudkan supaya para pelaku UMKM di Kabupaten Probolinggo dapat menjadi pelaku UMKM yang mampu memahami ilmu akuntansi dasar.
“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia pengelola usaha mikro, kecil dan menengah di Kabupaten Probolinggo. Disamping juga memberikan pemahaman tentang penerapan akuntansi pada usahanya,” ungkapnya.
Menurut Bambang, dengan pengelolaan usaha yang baik dan terstruktur dengan standar akuntansi usaha, maka pelaku UMKM akan senantiasa tertib administrasi. Hal ini pentung, sebab tertib administrasi sangat menentukan dalam kemajuan usaha UMKM di masa yang akan datang.
“Semoga dengan pelatihan ini, para pelaku UMKM dapat melakukan analisa laba usaha, kapasitas produksi serta mampu merencanakan pengembangan usaha yang akan dilakukan ke depannya,” pungkasnya. (wan/drs)


COMMENTS