Penulis Wawan Bromo FM Jum'at 08/05/2015 KRAKSAAN - Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke-2...
Penulis Wawan Bromo FM
Jum'at 08/05/2015
Lomba yang dibuka secara resmi oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE ini dihadiri oleh anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si yang sedang menjalani masa reses beserta jajaran Forkopimda dan sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta kelompok tani di Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan yang baru pertama kali digelar di Kabupaten Probolinggo ini diikuti oleh 60 orang operator/joki hand traktor serta 120 kru/official dari seluruh kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Mereka harus melalui track/race lomba sepanjang 100 meter untuk tampil sebagai pemenang.
Anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si dalam sambutannya mengatakan lomba ketangkasan balap handtraktor ini memiliki nilai rekreasinya. “Petani memiliki peran yang sangat besar dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Sehingga tidak mengherankan manakala petani mendapatkan prioritas utama dalam pembangunan,” ungkapnya.
Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan ini menerangkan bahwa Komisi VIII telah berjuang bagaimana supaya daftar tunggu haji tidak terlalu lama. Sehingga dibuatlah sebuah terobosan bahwa haji cukup sekali dan diprioritaskan yang sudah lanjut usia (lansia).
“Petani adalah orang yang mulia dan taat kepada pemerintah. Oleh karena itu petani harus bangkit. Selama ini petani tidak pernah ngeriwuki pemerintah. Selesai panen, yang pertama hitung zakat dan pajaknya,” tandasnya.
Sementara Kepala Dispertan Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi mengatakan selain sebagai sarana silaturahim antar sesama masyarakat kelompok tani dengan pimpinan daerah, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada para operator handtraktor untuk unjuk ketangkasan mengoperasikan handtraktor.
“Memberi tambahan semangat dan motivasi bagi kelompok khususnya operator handtraktor serta sebagai salah satu ajang rekreatif dan hiburan lain bagi warga masyarakat yang selama ini belum pernah dilaksanakan di Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya. (wan/drs)


COMMENTS