Penulis Wawan Bromo FM Selasa 26/05/2015 PAITON - Kroto atau telur semut rangrang adalah salah satu makanan terbaik untuk burung ...
Penulis Wawan Bromo FM
Selasa 26/05/2015
Sejak tiga bulan lalu, Katar Bakti Raharjo merintis budidaya semut rangrang. Bermodalkan iuran dari 13 warga katar, mereka mulai melakukan budidaya semut rangrang dengan memberdayakan pemuda desa. Apalagi harga kroto mencapai Rp. 100.000/kg.
“Budidaya semut rangrang ini tentu bisa menjadi prospek bisnis yang sangat bagus untuk dikembangkan. Apalagi saat ini peluang pasarnya sangat menjanjikan mengingat keberadaan kroto yang semakin langka,” ungkap Ketua Katar Bakti Raharjo Widi Aditiya.
Menurut Widi, budidaya semut merah dilakukan secara sederhana dengan memanfaatkan botol bekas sebagai wadahnya. Saat ini pihaknya sudah memiliki 80 botol . Masa panen bisa dilakukan setiap 10 hingga 15 hari.
“Alhamdulillah, kami sudah bisa panen hingga 4 kali. Panen pertama memperoleh 3 kg, kedua 4 kg, ketiga 6 kg dan keempat 8 kg. Untuk panen kelima, hasilnya didistribusikan kepada semua anggota untuk dikembangkan lagi,” jelasnya.
Widi menjelaskan perawatan budidaya semut rangrang ini sangat murah dan mudah. Pasalnya biaya perawatan per tabung/koloni hanya sebesar Rp 2.000. Sehingga untuk 80 koloni dibutuhkan biaya sebesar Rp 160.000. “Untuk perawatannya cukup menggunakan air gula dengan cara disemprotkan,” tegasnya.
Lebih lanjut Widi menerangkan, keunggulan budidaya semut rangrang dengan menggunakan media botoh bekas tidak memerlukan lahan yang luas, dapat dikembangkan di rumah dan mudah pemeliharaannya. Selain itu, tidak banyak menyita waktu, hasil kroto kualitas super, prospek bagus dan dapat panen setiap setengah bulan sekali.
“Tetapi kami masih kesulitan mencari benih ratu semut rantang. Sebab jika ratunya sudah dapat, maka budidayanya dapat dilakukan dengan mudah dan hasilnya melimpah untuk meningkatkan pendapatan para anggota dan masyarakat,” pungkasnya.
Sentra budidaya semut merah Katar Bakti Raharjo ikunjungi Bupati Probolinggo Hj P. Tantriana Sari SE bersama Komandan Kodim 0820 Probolinggo Letkol Inf. Heru Agung Aryandhono dan Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko. Kunjungan tersebut dilakukan di sela-sela bhakti gotong-royong di Desa Sumberrejo Kecamatan Paiton.
“Kembangkan terus budidaya semut merah ini dengan memberdayakan semua pemuda dan masyarakat. Jangan dilihat keuntungannya dulu. Sementara fokus kepada penambahan kuantitas dan kualitas produksinya. Sebab jika hal itu terus dilakukan, nanti keuntungan akan datang dengan sendirinya,” ungkap Bupati Tantri. (wan/drs)


COMMENTS