Penulis Wawan Bromo FM Sabtu 23/05/2015 PAITON - Saat ini pemerintah tengah gencar mencanangkan pencapaian swasembada beras nasio...
Penulis Wawan Bromo FM
Sabtu 23/05/2015
PAITON - Saat ini pemerintah tengah gencar mencanangkan pencapaian swasembada beras nasional. Berbagai inovasi dan terobosan dilakukan supaya produksi beras meningkat. Hal tersebut juga dilakukan oleh Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Probolinggo bersama masyarakat petani.Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengurangi kehilangan hasil saat panen dan meningkatkan kualitas gabah. Upaya itu dilakukan melalui penggunaan alat panen padi berteknologi modern jenis Quick Harvester H-140 R.
Kamis (21/5), Dispertan mengenalkan sekaligus melakukan demo penggunaan alat panen padi berteknologi modern tersebut di lahan kelompok tani, tepatnya di UPB Paiton. Kegiatan ini diikuti 60 orang terdiri dari 30 orang perwakilan kelompok tani se-Kecamatan Paiton dan para penyuluh pertanian serta kelompok tani dari Kecamatan Gading.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dispertan Kabupaten Probolinggo Bambang Suprayitno, Danramil 0820/16 Paiton Kapten Inf. Matali dan Kepala UPTD Wilayah Kerja IX (Paiton dan Kotaanyar) Dispertan Kabupaten Probolinggo Nurhadi.
“Penggunaan alat panen padi berteknologi modern ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan menekan kehilangan hasil. Di samping juga meningkatkan kualitas dan mutu gabah,” ungkap Bambang Suprayitno.
Sementara Nurhadi mengatakan, penggunaan alat panen padi berteknologi modern dapat menekan kehilangan hasil hingga 2%. Padahal biasanya kehilangan hasilnya mencapai 10-11%.
“Dengan alat ini mutu dan kualitas gabah menjadi lebih bagus. Kecepatan panen menjadi lebih cepat dengan jumlah tenaga 6 orang untuk satu hari bisa satu hektar. Biasanya kalau menggunakan tenaga orang butuh 16 orang untuk satu hektar,” ujarnya.
Lelaki kelahiran Blitar, 6 Nopember 1964 ini mengharapkan dengan penggunaan alat ini kesejahteraan masyarakat petani bisa meningkat. Selain itu, mutu dan kualitas hasil panen gabah meningkat serta kecepatan waktu panen bisa lebih efektif. “Kami berharap agar pendapatan petani meningkat. Sebab dengan alat ini produksi gabah meningkat karena kehilangan hasilnya bisa ditekan,” harapnya. (wan/drs)


COMMENTS