Penulis Wawan Bromo FM Rabu 27/05/2015 KRAKSAAN – Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE secara resmi membuka gebya...
Penulis Wawan Bromo FM
Rabu 27/05/2015
KRAKSAAN – Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE secara resmi membuka
gebyar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2015 di Alun-alun Kota Kraksaan,
Selasa (26/5). Gebyar PBB ini dilaksanakan bersamaan dengan pencanangan Bulan
Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XII tahun 2015.
Pembukaan gebyar PBB tahun 2015 ini dihadiri oleh Komandan Kodim
0820 Probolinggo Letkol Inf. Heru Agung Aryandhono dan jajaran Forum Koordinasi
Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Moch.
Nawi, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Yuni Nawi serta sejumlah
Kepala Perangkat Daerah (PD) dan Camat se-Kabupaten Probolinggo.
Dalam sambutannya Bupati Tantri mengungkapkan bahwa PBB sudah
menjadi sebuah tantangan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo. Dahulu
ada rasa takut di kalangan masyarakat manakala ada tanggungan PBB yang belum
diselesaikan. Tetapi saat ini sudah tidak demikian lagi. Sehingga perlu adanya
upaya untuk menyadarkan masyarakat tentang kewajibannya membayar PBB.
“Marilah bersama-sama camat dan kepala desa untuk mengembalikan
marwah dengan selalu tunduk dan patuh terhadap peraturan perundang-undangan
yang berlaku dalam hal ini membayar PBB,” ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Pendapatan (Dispenda) Kabupaten Probolinggo
Hadi Prayitno mengatakan bahwa PBB mulai Januari 2014 sudah diserahkan
pemerintah pusat melalui KPP Pratama Probolinggo menjadi Pendapatan Asli Daerah
(PAD) Kabupaten Probolinggo.
“Karena PBB sudah menjadi PAD, maka melalui Bulan Bhakti Gotong
Royong Masyarakat ke-XII, kita berharap kegiatan gotong royong masyarakat bisa
diwujudkan dengan membayar PBB di bulan Mei.
Mantan Asisten Tata Praja ini menjelaskan bahwa gotong royong
merupakan warisan budaya nenek moyang bangsa Indonesia. “Kita mengharapkan
kepada masyarakat agar mau bergotong royong dengan melunasi kewajibannya
membayar PBB. Semoga dengan gotong royong, masyarakat bisa mewujudkannya dengan
melunasi PBB tepat waktu dan sebelum jatuh tempo,” tegasnya.
Gebyar PBB tahun 2015 ini ditandai dengan penyerahan
penghargaan bagi kecamatan peduli PBB tahun 2015 dan penghargaan kepada desa
lunas pajak. Penghargaan juga diberikan kepada Ugas Irwanto yang pada waktu
bertugas sebagai camat di Kecamatan Sumber berhasil menghimbau seluruh
masyarakat untuk dapat melunasi PBB tepat waktu dan sebelum jatuh tempo.
Dalam
Gebyar PBB, Dinas Pendapatan (Dispenda) menyiapkan 155 door prize menarik untuk 20 ribu pemilik kupon. Termasuk,
penyerahan hadiah untuk 50 desa dan satu kecamatan yang melunasi PBB sebelum
jatuh tempo.
“Pelunasan ini harus dibuktikan dengan tanda bukti pelunasan PBB
dari Bank Jatim. Dengan bukti tersebut, maka wajib pajak mempunyai kesempatan
mendapatkan doorprize 6 ekor domba, 20 paket ayam jantan dan betina serta
ratusan doorprize lainnya,” pungkasnya. (wan/drs)



COMMENTS