Penulis Wawan Bromo FM Rabu 27/05/2015 KRAKSAAN – H. Sholeh Aminuddin akhirnya terpilih sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri...
Penulis Wawan Bromo FM
Rabu 27/05/2015
KRAKSAAN – H. Sholeh Aminuddin akhirnya terpilih sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Probolinggo periode 2015-2020. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Mukab) V Kadin Kabupaten Probolinggo, Senin (26/5).
Mukab V yang diselenggarakan di Gedung Djojolelono Kabupaten Probolinggo ini secara resmi dibuka oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Asy’ari.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh pengurus Kadin Kabupaten Probolinggo ini dihadiri oleh Wakil Ketua Umum Kadin Provinsi Jawa Timur Deddy Suhajadi dan Ketua Kadin Kabupaten Probolinggo periode 2010-2015 Cipto Santoso.
Dalam sambutannya Asisten Ekonomi dan Pembangunan Asy’ari menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya karena selama ini Kadin telah banyak memberikan partisipasi dan kontribusi terhadap pembangunan di Kabupaten Probolinggo.
“Banyak potensi yang ada di Kabupaten Probolinggo yang bisa dikembangkan. Potensi tersebut harus dapat dioptimalkan untuk mendukung perekonomian daerah,” ujarnya.
Melalui Mukab ke V ini Asy’ari berharap program-program Kadin ke depan dapat mendukung peningkatan perekonomian dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara Wakil Ketua Umum Kadin Provinsi Jawa Timur Deddy Suhajadi mengatakan bahwa daerah Kabupaten Probolinggo merupakan wilayah yang sangat subur untuk ditanami tanaman produktif. “Yang dikhawatirkan adalah tanah pertanian yang subur ini sudah dikendalikan dari luar Indonesia untuk dikuasi dan hasilnya dikirim ke negaranya,” ungkapnya.
Deddy meminta supaya kepengurusan Kadin yang akan datang bisa mempersiapkan program untuk pembangunan ekonomi lokal yang dimiliki masyarakat Kabupaten Probolinggo.
Sementara Ketua Kadin terpilih Soleh Aminuddin meminta supaya pengurus lama tetap aktif mengembangkan Kadin. Termasuk merekrut pengurus baru agar organisasi ini semakin kuat. “Kalau bukan karena komitmen itu, saya sebenarnya tetap menolak,” katanya.
Dalam Mukab V tersebut juga dibentuk empat tim formatur yang ditunjuk peserta. Yakni, Ahmad Rifa’i, Irianto, Muhammad Toha dan Umar Saroh. Empat formatur ini menjadi tim penentu bersama empat pimpinan sidang yakni Ahmad Fauzi, Djoni Sudiono, Momok dan Suloso. (wan/drs)
Mukab V yang diselenggarakan di Gedung Djojolelono Kabupaten Probolinggo ini secara resmi dibuka oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Asy’ari.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh pengurus Kadin Kabupaten Probolinggo ini dihadiri oleh Wakil Ketua Umum Kadin Provinsi Jawa Timur Deddy Suhajadi dan Ketua Kadin Kabupaten Probolinggo periode 2010-2015 Cipto Santoso.
Dalam sambutannya Asisten Ekonomi dan Pembangunan Asy’ari menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya karena selama ini Kadin telah banyak memberikan partisipasi dan kontribusi terhadap pembangunan di Kabupaten Probolinggo.
“Banyak potensi yang ada di Kabupaten Probolinggo yang bisa dikembangkan. Potensi tersebut harus dapat dioptimalkan untuk mendukung perekonomian daerah,” ujarnya.
Melalui Mukab ke V ini Asy’ari berharap program-program Kadin ke depan dapat mendukung peningkatan perekonomian dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara Wakil Ketua Umum Kadin Provinsi Jawa Timur Deddy Suhajadi mengatakan bahwa daerah Kabupaten Probolinggo merupakan wilayah yang sangat subur untuk ditanami tanaman produktif. “Yang dikhawatirkan adalah tanah pertanian yang subur ini sudah dikendalikan dari luar Indonesia untuk dikuasi dan hasilnya dikirim ke negaranya,” ungkapnya.
Deddy meminta supaya kepengurusan Kadin yang akan datang bisa mempersiapkan program untuk pembangunan ekonomi lokal yang dimiliki masyarakat Kabupaten Probolinggo.
Sementara Ketua Kadin terpilih Soleh Aminuddin meminta supaya pengurus lama tetap aktif mengembangkan Kadin. Termasuk merekrut pengurus baru agar organisasi ini semakin kuat. “Kalau bukan karena komitmen itu, saya sebenarnya tetap menolak,” katanya.
Dalam Mukab V tersebut juga dibentuk empat tim formatur yang ditunjuk peserta. Yakni, Ahmad Rifa’i, Irianto, Muhammad Toha dan Umar Saroh. Empat formatur ini menjadi tim penentu bersama empat pimpinan sidang yakni Ahmad Fauzi, Djoni Sudiono, Momok dan Suloso. (wan/drs)



COMMENTS