Penulis Wawan Bromo FM Senin 11/05/2015 DRINGU - Sedikitnya 17 lembaga pendidikan tingkat SMA negeri dan swasta di Kabupaten Probo...
Penulis Wawan Bromo FM
Senin 11/05/2015
Festival Bahasa Inggris yang baru pertama kali digelar di Kabupaten Probolinggo ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo yang ditandai dengan pemukulan gong. Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan dana SCR dari PT PJB UP Paiton dan PT YTL Paiton kepada Kepala SMAN 1 Dringu Ahmad Sudiarto.
Dalam festival Bahasa Inggris ini ada beberapa kompetisi yang digelar. Meliputi singing, speech, drama, poetry, speeling bee dan lain sebagainya. Mereka akan dinilai oleh dewan juri yang berasal dari beberapa negara bagian di United State of America (USA).
Kasi SMA/SMK Dispendik Kabupaten Probolinggo Aries Susilo mengungkapkan festival bahasa Inggris ini bertujuan untuk mendapatkan siswa yang berbakat dan minat dalam bahasa Inggris serta sebagai wadah untuk pembinaan anak didik yang mempunyai kemampuan dalam bahasa Inggris supaya lebih semangat dalam belajar.
“Untuk mengetahui kemampuan anak didik dalam bakat bahasa Inggris. Tetapi menang dan kalah bukanlah tujuan, tetapi sejauh mana anak didik mengetahui kemampuannya dan belajar supaya lebih baik lagi. Jangan berhenti mencoba dan puas dengan keberhasilan yang diperolehnya,” ungkapnya.
Sementara Kepala Dispendik Tutug Edi Utomo menyambut positif festival bahasa Inggris ini. Menurutnya, sejalan dengan arahan dari Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo, tidak hanya bahasa Inggris saja yang harus dikembangkan, tetapi juga bahasa Arab, Jepang dan China. “Semoga festival bahasa Inggris ini bisa mencetak anak didik yang berbakat dan memiliki kemampuan dalam berbahasa Inggris,” harapnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala SMAN 1 Dringu Ahmad Sudiarto. Dirinya berharap supaya melalui kegiatan ini bahasa Inggris bagi para siswa SMA bisa lebih dekat dan menjadi bahasa yang dibutuhkan dalam mengembangkan kemampuannya. “Setidaknya bahasa Inggris bisa selalu digunakan baik di dalam maupun di luar kelas sebagai upaya pengembangan talenta dalam bidang akademik,” ujarnya.
Sedangkan perwakilan dari PT PJB UP Paiton Miskan mengatakanb bahwa program CSR perusahaan memang diperuntukkan bagi masyarakat. Tetapi bukan hanya bahasa Inggris saja, tetapi juga event-event yang lain. “Mudah-mudahan apa yang kami lakukan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya. (wan/drs)


COMMENTS