Penulis Wawan Bromo FM Minggu 19/04/2015 WONOMERTO - Anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si, Jumat (17/4) sore m...
Penulis Wawan Bromo FM
Minggu 19/04/2015
WONOMERTO - Anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si, Jumat (17/4) sore menghadiri kegiatan gotong royong bersama masyarakat di Desa Kareng Kidul Kecamatan Wonomerto. Dalam kesempatan tersebut, mantan Bupati Probolinggo ini melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan kepada masyarakat.
Kegiatan yang digelar di rumah Kepala Desa Kareng Kidul Suladi ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE dan sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Probolinggo.
Dalam sambutannya, H Hasan Aminuddin mengatakan para anggota DPR RI memiliki dua tugas melekat untuk disampaikan kepada masyarakat. “Selain melakukan reses untuk menjaring aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) nya, para wakil rakyat juga berkewajiban untuk melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan,” ungkapnya.
Suami Bupati Probolinggo ini menjelaskan dalam melakukan reses para anggota DPR RI menggunakan uang dari rakyat. Reses ini merupakan kewajiban anggota DPR RI dengan cara hadir di tengah-tengah rakyat untuk mengetahui kebutuhan rakyat yang nantinya dibawa ke Jakarta.
“Dalam setahun, para anggota DPR RI melakukan reses 5 kali. Untuk sekali reses, para wakil rakyat membawa uang sebesar Rp. 150 juta yang dibawa ke Dapilnya. Selanjutnya dibagikan kepada para guru musholla dalam bentuk barang,” jelasnya.
Hasan menegaskan bahwa sosialisasi empat pilar kebangsaan ini salah satunya untuk mengenalkan Pancasila kepada masyarakat. “Yang melahirkan Pancasila bukan hanya Bung Karno (Presiden RI Soekarno, Red) saja, tetapi juga KH Wahid Hasyim seorang ulama NU,” terangnya.
Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan ini menambahkan bahwa Pancasila merupakan pemersatu bangsa Indonesia yang terdiri dari beragam suku. Beragam suku tersebut tanpa Pancasila akan tercerai berai.
“Gotong royong merupakan perwujudan pengamalan dari butir-butir Pancasila. Marilah bersama-sama melestarikan gotong royong dengan tetangga sendiri,” pungkasnya. (wan/drs)
WONOMERTO - Anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si, Jumat (17/4) sore menghadiri kegiatan gotong royong bersama masyarakat di Desa Kareng Kidul Kecamatan Wonomerto. Dalam kesempatan tersebut, mantan Bupati Probolinggo ini melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan kepada masyarakat.
Kegiatan yang digelar di rumah Kepala Desa Kareng Kidul Suladi ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE dan sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Probolinggo.
Dalam sambutannya, H Hasan Aminuddin mengatakan para anggota DPR RI memiliki dua tugas melekat untuk disampaikan kepada masyarakat. “Selain melakukan reses untuk menjaring aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) nya, para wakil rakyat juga berkewajiban untuk melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan,” ungkapnya.
Suami Bupati Probolinggo ini menjelaskan dalam melakukan reses para anggota DPR RI menggunakan uang dari rakyat. Reses ini merupakan kewajiban anggota DPR RI dengan cara hadir di tengah-tengah rakyat untuk mengetahui kebutuhan rakyat yang nantinya dibawa ke Jakarta.
“Dalam setahun, para anggota DPR RI melakukan reses 5 kali. Untuk sekali reses, para wakil rakyat membawa uang sebesar Rp. 150 juta yang dibawa ke Dapilnya. Selanjutnya dibagikan kepada para guru musholla dalam bentuk barang,” jelasnya.
Hasan menegaskan bahwa sosialisasi empat pilar kebangsaan ini salah satunya untuk mengenalkan Pancasila kepada masyarakat. “Yang melahirkan Pancasila bukan hanya Bung Karno (Presiden RI Soekarno, Red) saja, tetapi juga KH Wahid Hasyim seorang ulama NU,” terangnya.
Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan ini menambahkan bahwa Pancasila merupakan pemersatu bangsa Indonesia yang terdiri dari beragam suku. Beragam suku tersebut tanpa Pancasila akan tercerai berai.
“Gotong royong merupakan perwujudan pengamalan dari butir-butir Pancasila. Marilah bersama-sama melestarikan gotong royong dengan tetangga sendiri,” pungkasnya. (wan/drs)


COMMENTS