Penulis Dimas Bromo FM Jum'at 24/04/2015 PROBOLINGGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Badan Pemberdayaan...
Penulis Dimas Bromo FM
Jum'at 24/04/2015
PROBOLINGGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Probolinggo menggelar istighotsah, Kamis (23/4) di Pendopo Kabupaten Probolinggo.
Istighotsah yang dikemas dalam “Perempuan Berdzikir” ini digelar untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke-269 dan Hari Kartini tahun 2015.
Kegiatan yang dibuka Bupati Probolinggo Hj P. Tantriana Sari SE itu diikuti seluruh ketua dan pengurus DWP Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Kecamatan di lingkungan Pemkab Probolinggo.
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DWP Kabupaten Probolinggo Hj Yuni Nawi dan penyaji materi Hj Ucik Nurul Hidayati dari Kota Pasuruan. Sementara istighotsah sendiri dipimpin Hj Sholehah Zain.
Kepala BPPKB Kabupaten Probolinggo dr Endang Astuti mengungkapkan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengenang perjuangan RA Kartini sebagai tokoh nasional yang telah memperjuangkan hak perempuan serta untuk menghormati jasa-jasanya dalam menegakkan hak-hak utama perempuan.
Sementara Bupati Tantri mengatakan, sebagai seorang tokoh nasional yang memperjuangkan hak perempuan di Indonesia, Raden Ajeng Kartini terbukti telah berhasil mewujudkan impiannya. Yakni menyuarakan emansipasi bagi seluruh perempuan yang ada di Indonesia dan dampaknya dapat dirasakan sampai saat ini.
“Banyak anggapan yang menyatakan bahwa Raden Ajeng Kartini bukanlah pahlawan karena dia tidak langsung menghadapi penjajah di medan perang. Namun pada jaman itu, dia adalah satu-satunya perempuan yang berani melawan penjajah yang telah membelenggu perempuan dari kebodohan dan tidak mempunyai kebebasan dalam mendapatkan haknya,” ungkapnya. (maz/drs)
Istighotsah yang dikemas dalam “Perempuan Berdzikir” ini digelar untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke-269 dan Hari Kartini tahun 2015.
Kegiatan yang dibuka Bupati Probolinggo Hj P. Tantriana Sari SE itu diikuti seluruh ketua dan pengurus DWP Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Kecamatan di lingkungan Pemkab Probolinggo.
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DWP Kabupaten Probolinggo Hj Yuni Nawi dan penyaji materi Hj Ucik Nurul Hidayati dari Kota Pasuruan. Sementara istighotsah sendiri dipimpin Hj Sholehah Zain.
Kepala BPPKB Kabupaten Probolinggo dr Endang Astuti mengungkapkan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengenang perjuangan RA Kartini sebagai tokoh nasional yang telah memperjuangkan hak perempuan serta untuk menghormati jasa-jasanya dalam menegakkan hak-hak utama perempuan.
Sementara Bupati Tantri mengatakan, sebagai seorang tokoh nasional yang memperjuangkan hak perempuan di Indonesia, Raden Ajeng Kartini terbukti telah berhasil mewujudkan impiannya. Yakni menyuarakan emansipasi bagi seluruh perempuan yang ada di Indonesia dan dampaknya dapat dirasakan sampai saat ini.
“Banyak anggapan yang menyatakan bahwa Raden Ajeng Kartini bukanlah pahlawan karena dia tidak langsung menghadapi penjajah di medan perang. Namun pada jaman itu, dia adalah satu-satunya perempuan yang berani melawan penjajah yang telah membelenggu perempuan dari kebodohan dan tidak mempunyai kebebasan dalam mendapatkan haknya,” ungkapnya. (maz/drs)


COMMENTS