Penulis Wawan Bromo FM Kamis 30/04/2015 KRAKSAAN - Puncak penganugerahan Entrepreneur Award tahun 2015 yang digelar Dinas Koperasi d...
Penulis Wawan Bromo FM
Kamis 30/04/2015
Kamis 30/04/2015
KRAKSAAN - Puncak penganugerahan Entrepreneur Award tahun 2015 yang digelar Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Bromo digelar di RM Orin Probolinggo, Selasa (28/4). Even ini lebih banyak menyoroti tentang kewirausahaan dari pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Probolinggo.
Entrepreneur Award 2015 ini diikuti oleh 72 peserta dari 24 kecamatan. Dimana tiap-tiap kecamatan mengirimkan 3 (tiga) pelaku UMKM untuk 3 (tiga) kategori. Yakni, Kategori Muda, Kategori Mandiri dan Kategori Perintis.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Santiyono, Kepala Dinas Pertanian Mahbub Zunaidi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) M. Sidik Widjanarko serta Muhammad Muslih dari Jawa Pos Radar Bromo.
Dalam sambutannya Santiyono mengatakan bahwa mulai akhir tahun 2015 MEA akan masuk ke Indonesia termasuk Kabupaten Probolinggo. Oleh karena itu, para pelaku UKM harus bisa meningkatkan produk-produknya dan pemasarannya.
“Pada dasarnya, keberlangsungan sebuah usaha itu bukan hanya tergantung kepada permodalan saja. Tetapi yang paling pokok ke depan adalah meraih jaringan pemasaran,” ungkapnya.
Mantan Kepala Dinas Pendapatan (Dispenda) Kabupaten Probolinggo ini mengajak pelaku UKM untuk menghidupkan kembali koperasi yang ada di daerahnya. Sebab hal itu merupakan kewajiban pelaku UKM.
“Kami hanya mampu memfasilitasi saja. Yang bisa menghidupkan koperasi itu adalah pelaku UKM itu sendiri. Sebenarnya koperasi kalau dimanfaatkan betul, maka hasilnya akan luar biasa,” jelasnya.
Sementara Muhammad Muslih mengungkapkan dalam entrepreneur award ini dilihat sejauh mana performance UKM yang ada di Kabupaten Probolinggo, baik yang masih pemula maupun yang sudah mandiri.
Dalam anugerah Entrepreneur Award 2015, Kategori Muda diraih UKM Joyo Ban dari Kecamatan Maron, Kategori Perintis diraih UKM Nayla Barokah dari Kecamatan Kraksaan dan Kategori Mandiri diraih UKM Gemilang Jati dari Kecamatan Sumberasih. Masing-masing pemenang mendapatkan tropy dan uang pembinaan sebesar Rp. 4 juta. (wan/drs)
Entrepreneur Award 2015 ini diikuti oleh 72 peserta dari 24 kecamatan. Dimana tiap-tiap kecamatan mengirimkan 3 (tiga) pelaku UMKM untuk 3 (tiga) kategori. Yakni, Kategori Muda, Kategori Mandiri dan Kategori Perintis.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Santiyono, Kepala Dinas Pertanian Mahbub Zunaidi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) M. Sidik Widjanarko serta Muhammad Muslih dari Jawa Pos Radar Bromo.
Dalam sambutannya Santiyono mengatakan bahwa mulai akhir tahun 2015 MEA akan masuk ke Indonesia termasuk Kabupaten Probolinggo. Oleh karena itu, para pelaku UKM harus bisa meningkatkan produk-produknya dan pemasarannya.
“Pada dasarnya, keberlangsungan sebuah usaha itu bukan hanya tergantung kepada permodalan saja. Tetapi yang paling pokok ke depan adalah meraih jaringan pemasaran,” ungkapnya.
Mantan Kepala Dinas Pendapatan (Dispenda) Kabupaten Probolinggo ini mengajak pelaku UKM untuk menghidupkan kembali koperasi yang ada di daerahnya. Sebab hal itu merupakan kewajiban pelaku UKM.
“Kami hanya mampu memfasilitasi saja. Yang bisa menghidupkan koperasi itu adalah pelaku UKM itu sendiri. Sebenarnya koperasi kalau dimanfaatkan betul, maka hasilnya akan luar biasa,” jelasnya.
Sementara Muhammad Muslih mengungkapkan dalam entrepreneur award ini dilihat sejauh mana performance UKM yang ada di Kabupaten Probolinggo, baik yang masih pemula maupun yang sudah mandiri.
Dalam anugerah Entrepreneur Award 2015, Kategori Muda diraih UKM Joyo Ban dari Kecamatan Maron, Kategori Perintis diraih UKM Nayla Barokah dari Kecamatan Kraksaan dan Kategori Mandiri diraih UKM Gemilang Jati dari Kecamatan Sumberasih. Masing-masing pemenang mendapatkan tropy dan uang pembinaan sebesar Rp. 4 juta. (wan/drs)



COMMENTS