Penulis Dimaz Bromo FM Kamis 30/04/2015 BANTARAN – Pekan terakhir bulan April ini ditandai dengan naiknya harga sejumlah sembako dan ...
Penulis Dimaz Bromo FM
Kamis 30/04/2015
Kamis 30/04/2015
BANTARAN – Pekan terakhir bulan April ini ditandai dengan naiknya harga sejumlah sembako dan bahan penting lainnya di Kabupaten Probolinggo. Beras IR 64 naik 5,5% dari Rp. 7.750/kg menjadi Rp. 8.200/kg.
Komoditas lain yang harganya terdongkrak naik diantaranya daging sapi dari Rp. 91.083/kg menjadi Rp. 94.167/kg (3,3%), jagung pipilan dari Rp. 4.125/kg menjadi Rp. 4.200/kg (1,8%), cabe merah besar dari Rp. 15.900/kg menjadi Rp. 17. 625/kg (9,8%) dan cabe rawit dari Rp. 14.850/kg menjadi Rp. 15.875/kg (6,5%).
Tomat juga naik dari Rp. 6.350/kg menjadi Rp. 7.325/kg (13,3%), wortel dari Rp. 4.125/kg menjadi Rp. 6.125/kg (32,7%), kacang tanah dari Rp. 19.400/kg menjadi Rp. 20.250/kg (4,2%), kedelai dari Rp. 8.625/kg menjadi Rp. 9.625/kg (10,4%) dan tepung terigu segitiga biru dari Rp. 7.575/kg menjadi Rp. 7.650/kg (1,0%).
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo M. Sidik Widjanarko mengungkapkan, minggu ini rata-rata harga komoditas naik cukup signifikan. ”Kenaikan harga ini disebabkan karena persediaan di pasar berkurang dan permintaan meningkat,” ungkapnya, Rabu (29/4).
Sisi lain Sidik mengakui, harga sejumlah komoditas memang turun. Seperti beras gula pasir dalam negeri dari Rp. 10.325/kg menjadi Rp. 10.250/kg (0,7%), minyak goreng curah dari Rp. 9.675/kg menjadi Rp. 9.625/kg (0,5%) dan daging ayam bloiler dari Rp. 25.150/kg menjadi Rp. 24.750/kg (1,6%).
Lalu, telor ayam bloiler dari Rp. 17.325/kg menjadi Rp. 17.250/kg (0,4%), bawang merah dari Rp. 17.125/kg menjadi Rp. 15.625/kg (9,6%), bawang putih dari Rp. 16.150/kg menjadi Rp. 15.250/kg (5,9%), kol (kubis) dari Rp. 3.350/kg menjadi Rp. 3.000/kg (11,7%) dan kacang hijau dari Rp. 17.850/kg menjadi Rp. 17.450/kg (2,3%).
”Penurunan harga ini terjadi dikarenakan stok beberapa komoditas tersebut sangat mencukupi dan kebutuhan masyarakat stabil,” pungkas mantan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Probolinggo ini.
Perkembangan harga ini merupakan hasil survei dan pemantauan yang dilakukan Disperindag Kabupaten Probolinggo pada minggu III dibandingkan dengan minggu IV bulan April 2015. (wan/drs)



COMMENTS