Dicko Bromo FM Jum'at 03/04/2015 KRAKSAAN - Kerajinan batik menjadi salah satu ciri khas Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaa...
Dicko Bromo FM
Jum'at 03/04/2015
KRAKSAAN - Kerajinan batik menjadi salah satu ciri khas Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Di kelurahan tersebut terdapat kelompok Media Edukasi Cemerlang. Berdiri sejak 2014, kelompok yang ada di Dusun Kranggan RT 3 / RW 3 ini mampu merekrut karyawan hingga 40 orang. Mayoritas merupakan ibu rumah tangga.Kelompok yang bertujuan dalam mengembangkan dan memberdayakan ekonomi masyarakat ini memilih batik sebagai sarananya. Sebab, secara tehnik pembuatan batik di Kabupaten Probolinggo sama dengan daerah lain. Selain itu, usaha batik mempunyai peluang dan sangat prospek untuk dikembangkan di masa mendatang.
Apalagi, corak batik di Kabupaten Probolinggo lebih kontemporer, karena bercirikan suasan daerah. Seperti, letusan gunung bromo, banjir bandang, batu-batuan, anggur ataupun corak khas Kabupaten Probolinggo lainnya. Sehingga, corak atau motif yang dimilikinya menjadi pembeda dibanding daerah lain.
Ketua kelompok Media Edukasi Cemerlang Mahrus Ali mengatakan, usaha batik yang dikembangkan itu berawal dari pelatihan yang diselenggarakan Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo yang diikuti Pengurus Ranting Ansor Kelurahan Sidomukti pada 2014 lalu. Kemudian hasil pelatihan itu ditransfer kepada ibu-ibu rumah tangga dilingkungannya.
“Kami melihat banyak ibu-ibu rumah tangga yang menganggur dan hanya ngrumpi dengan sesamanya. Karenanya kami berusaha untuk memberdayakan mereka. Alhamdulillah sambutan dari mereka cukup antusias,” tuturnya.
Sebelum mampu memproduksi batik, butuh waktu sekitar 3 bulan bagi ibu-ibu tersebut untuk mengaplikatikasikan hasil latihan. Mereka latihan secara intensif di rumah milik Mahrus yang difungsikan sebagai tempat produksi. Motif dan desain batik yang dibuat kelompok tersebut merupakan karya sendiri. Seperti batik Ronggomukti yang menjadi ciri khas kelurahan tersebut. Batik ini merupakan perpaduan dari mutif batik Sidomukti dengan kisah kiai Ronggo, sesepuh Kota Kraksaan.
Pemilihan motif ini mengandung makna filisofi yang sangat agung. Batik Sidomukti sendiri merupakan batik yang memegang peran vital bagi kehidupan laki-laki dan perempuan di Jawa dalam mengarungi bahtera rumah tangga. Batik ini dikenal juga dengan nama batik Sawitan dan dikenakan pada saat upacara pernikahan.
Kata sido dari Sidomukti memiliki arti terus menerus atau menjadi, sedangkan mukti berarti hidup berkecukupan atau bahagia. Dengan kata lain, arti Sidomukti yaitu harapan masa depan yang baik, dan penuh kebahagiaan bagi kedua mempelai. Pada jaman dahulu, para pembatik sebelum membuat motif Sidomukti biasanya melakukan puasa dan doa, agar siapapun yang memakai batik buatannya memperoleh mukti atau kebahagiaan yang sempurna.
Di dalam motif Sidomukti, terdapat beberapa motif, yang terpenting diantaranya yaitu motif ukel yang bentuknya menyerupai koma. Semakin kecil ukuran ukelnya, semakin tinggi kualitas mutu seninya. Selain itu, batik ini juga dihias dengan motif gurda, motif kotak-kotak yang bergambar kupu-kupu dengan kereta pengantin yang ditandu di bahu. Demikianlah bagi orang Jawa, hidup yang didambakan selain keluhuran budi, juga mukti, atau makmur di akhirat. Intinya orang tidak hanya bahagia di dunia, tapi juga akhirat nanti. Sebuah kehidupan ideal yang tergambar dari motif batik Sidomukti.
ementara Kiai Ronggo atau Abdul Wahab merupakan tokoh yang membabat alas Kota Kraksaan. Pada tahun 1734, ia mendirikan Masjid Agung Ar-Raudlah. Ki Ronggo juga orang pertama yang mendirikan Kota Kraksaan, termasuk Rumah Dinas Pemerintahan sebagai peninggalannya. Komplek makam Kiai Ronggo sendiri terletak di RW IV Kelurahan Sidomukti Kota Kraksaan.
“Sehingga tak salah jika kami kemudian mengembangkan seni batik dengan menggabungkan motif Sidomukti dengan Kiai Ronggo. Motif Sidomukti tersebut kami modifikasi dengan tambahan keris atau tombak yang menjadi senjata Kiai Ronggo,” ungkap ayah dua anak ini.


COMMENTS