Dicko Bromo FM Minggu 22/03/2015 PAITON - Kecalakaan terjadi dijalur pantura Situbondo-Surabaya, tepatnya dijalan raya Paiton, Kab...
Dicko Bromo FM
Minggu 22/03/2015
Minggu 22/03/2015
PAITON - Kecalakaan
terjadi dijalur pantura Situbondo-Surabaya, tepatnya dijalan raya Paiton,
Kabupaten Problinggo, Minggu (22/3/2015) siang.
Yang menjadi
korban kecelakaan tersebut adalah seorang nelayan yakni Latif (60) warga Dusun Jurang Dalam, Desa Kedungrojoso, Kecamatan
Kotaanyar, yang mengendarai sepeda ontel tewas dilokasi kejadian setelah
ditabrak Budi Truno (34), yang mengendarai sepeda motor CB 150 R bernopol P
4307 AG, warga Desa Blimbing, Kecamatan Klabang, Kabupaten Bondowoso.
Selanjutnya,
ke dua korban dilarikan rumah saklit Waluyo Jati Kraksaan. Latif korban tewas
yang diketahui bekerja sebagai nelayan di Paiton, oleh tim medis dibawa ke
kamar mayat, dengan luka-luka yang cukup parah dibagian kepalanya. Sedangkan
Budi dirawat di IGD, yang hanya mengalami luka lecet dibagian betis dan
pendarahan ringan dari hidungnya.
Budi, yang
berprofesi sebagai Satpam di salah satu pabrik penyedap rasa di Probolinggo,
ini mengku kalau dirinya melaju dari arah timur Bondowoso, mau berangkat kerja.
Saat itu ia sempat kehilangan kendali setelah korban menyeberang jalan
dari arah utara jalan.
“Pak Latif
ini tidak tolah-toleh ke kanan kiri, di langsung nyeberang, saya yang
berkecapatan spido meter 70 spontanitas turunkan gas, namun pak Latif,
terus mengayuh sepedanya ke arah say, disitulah terjadi tabrakan,”kata Budi
yang masih sempat bicara saat menjalani perawatan tim medis.
Terpisah,
Kanit Laka Lantas Polres Probolinggo, Ipda Bagus Purnomo, mengatakan kalau
Latif, ditabrak dari arah samping, dan sempat terseret sekitar 24 meter. Korban
tewas dilokasi, dari keterang tim medis korban tewas terdapat luka robek di
sekujur tubuhya, utamanya dibagian kepala.
“Untuk
sementara, kami amankan dua kendaraan milik keduanya, kami juga telah memeriksa
pihak Budi. Namun kami masih memperbolehkannya pulang ke Bondowoso, karena
harus menjalani perawatan lebih lanjut,”ungkap Ipda Bagus.(dc/fir)


COMMENTS