Dicko : BromoFM Rabu 18/03/2015 KRAKSAAN -Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Probolinggo dengan memberikan pelatihan kera...
Dicko : BromoFM
Rabu 18/03/2015
KRAKSAAN -Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Probolinggo dengan memberikan pelatihan kerajinan pembuatan batik ikat celup bagi santri Ponpes Syech Abdul Qodir Al-Jaelani (SAQA) Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan, Rabu (18/3).
Pelatihan yang diikuti 30 santriwati dan masyarakat sekitar ini digelar di asrama KH Aminuddin di bawah asuhan Hj Sa’diyah Aminuddin. Dalam pelatihan ini, para santri mendapatkan materi pembuatan batik ikat celup dari narasumber Satimin, pengusaha Batik Prabu Linggih di Desa Bulujaran Lor Kecamatan Tegalsiwalan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Probolinggo Erlin Setiawati melalui Kasi Pengembangan Kewirausahaan Totok Suyanto mengatakan, pelatihan ini untuk mendidik santri agar menjadi seorang entrepreneurship.
“Setiap tahun kita targetkan agar bisa mencetak dan menumbuhkan 1.000 wirausaha baru. Dari 1.000 wirausaha baru tersebut, diharapkan ada yang berasal dari kalangan santri,” ungkapnya.
Pria kelahiran Lumajang, 1 April 1960 ini menjelaskan, pelatihan ini bertujuan supaya santri memiliki minat kemauan dan kemampuan menjadi wirausahawan serta termotivasi untuk mendirikan usaha, terutama usaha kecil dan menengah.
Dikatakannya, pelatihan ini diharapkan mampu menggugah para santri lain di Kabupaten Probolinggo supaya berminat untuk menjadi seorang wirausaha sehingga mampu mengurangi angka pengangguran dan dapat menciptakan lapangan usaha baru.
“Mudah-mudahan pelatihan ini bisa memberikan motivasi dan dorongan semangat kepada para santri lain agar mampu mengembangkan dan mengolah kemampuan yang dimilikinya untuk dapat menciptakan usaha baru baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain,” harapnya.(dc/fir)
Rabu 18/03/2015
KRAKSAAN -Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Probolinggo dengan memberikan pelatihan kerajinan pembuatan batik ikat celup bagi santri Ponpes Syech Abdul Qodir Al-Jaelani (SAQA) Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan, Rabu (18/3).Pelatihan yang diikuti 30 santriwati dan masyarakat sekitar ini digelar di asrama KH Aminuddin di bawah asuhan Hj Sa’diyah Aminuddin. Dalam pelatihan ini, para santri mendapatkan materi pembuatan batik ikat celup dari narasumber Satimin, pengusaha Batik Prabu Linggih di Desa Bulujaran Lor Kecamatan Tegalsiwalan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Probolinggo Erlin Setiawati melalui Kasi Pengembangan Kewirausahaan Totok Suyanto mengatakan, pelatihan ini untuk mendidik santri agar menjadi seorang entrepreneurship.
“Setiap tahun kita targetkan agar bisa mencetak dan menumbuhkan 1.000 wirausaha baru. Dari 1.000 wirausaha baru tersebut, diharapkan ada yang berasal dari kalangan santri,” ungkapnya.
Pria kelahiran Lumajang, 1 April 1960 ini menjelaskan, pelatihan ini bertujuan supaya santri memiliki minat kemauan dan kemampuan menjadi wirausahawan serta termotivasi untuk mendirikan usaha, terutama usaha kecil dan menengah.
Dikatakannya, pelatihan ini diharapkan mampu menggugah para santri lain di Kabupaten Probolinggo supaya berminat untuk menjadi seorang wirausaha sehingga mampu mengurangi angka pengangguran dan dapat menciptakan lapangan usaha baru.
“Mudah-mudahan pelatihan ini bisa memberikan motivasi dan dorongan semangat kepada para santri lain agar mampu mengembangkan dan mengolah kemampuan yang dimilikinya untuk dapat menciptakan usaha baru baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain,” harapnya.(dc/fir)


COMMENTS