Dicko : BromoFM Rabu 18/03/2015 DRINGU - Untuk menumbuhkan (jumlah) perajin batik, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kab...
Dicko : BromoFM
Rabu 18/03/2015
DRINGU - Untuk menumbuhkan (jumlah) perajin batik, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo menggelar pelatihan batik tulis di aula KPRI Prastiwi Kabupaten Probolinggo, Rabu-Jumat (18-20/3).
Pelatihan diikuti 20 peserta terdiri dari pengurus MUI Kabupaten Probolinggo, Muslimat dan Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Probolinggo. Mereka dilatih materi dan tata cara membatik oleh narasumber Batik Balqis dari Desa Kedungsari Kecamatan Maron.
Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo M. Sidik Widjanarko mengungkapkan, saat ini usaha batik di Kabupaten Probolinggo mulai menggeliat dan ordernya lumayan banyak. Tetapi saat banyak order, perajin banyak yang kesulitan tenaga membatik.
“Pelatihan membatik ini diberikan kepada para pemula yang ingin belajar ilmu batik. Sebelum bisa mandiri, maka mereka harus belajar kepada pembatik yang sudah ahli. Sebab jika ordernya sudah banyak, maka dibutuhkan tenaga yang banyak pula,” ujarnya.
Mantan Kepala Dinas Koperasi dan UKM ini menjelaskan, pelatihan ini untuk menumbuhkan pengrajin batik baru sebagai tenaga kerja di lingkungan sentra batik. Apalagi permintaan batik sudah semakin banyak.
“Saat ini usaha batik sudah mempunyai pangsa pasar sendiri. Mudah-mudahan dengan pelatihan ini nantinya akan tumbuh pengrajin batik baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan masyarakat,” harapnya.
Sementara Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Kabupaten Probolinggo Andjar Noermala mengatakan, pelatihan batik ini bertujuan supaya masyarakat bisa mengerti ilmu dan manfaat tentang batik. Dari hasil awal nantinya akan disempurnakan dan diberikan pembinaan supaya ada sentra batik.
“Melalui pelatihan ini diharapkan masyarakat yang diajari membatik ini bisa menjadi wirausaha baru sehingga pendapatan dan penghasilannya bertambah. Dengan demikian, maka kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” pungkasnya.
Dalam pelatihan batik para peserta diajari cara mencanting, membuat desain batik, belajar teknik mewarnai dan praktek mewarnai hingga belajar cara melorot kain batik
Rabu 18/03/2015
DRINGU - Untuk menumbuhkan (jumlah) perajin batik, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo menggelar pelatihan batik tulis di aula KPRI Prastiwi Kabupaten Probolinggo, Rabu-Jumat (18-20/3).Pelatihan diikuti 20 peserta terdiri dari pengurus MUI Kabupaten Probolinggo, Muslimat dan Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Probolinggo. Mereka dilatih materi dan tata cara membatik oleh narasumber Batik Balqis dari Desa Kedungsari Kecamatan Maron.
Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo M. Sidik Widjanarko mengungkapkan, saat ini usaha batik di Kabupaten Probolinggo mulai menggeliat dan ordernya lumayan banyak. Tetapi saat banyak order, perajin banyak yang kesulitan tenaga membatik.
“Pelatihan membatik ini diberikan kepada para pemula yang ingin belajar ilmu batik. Sebelum bisa mandiri, maka mereka harus belajar kepada pembatik yang sudah ahli. Sebab jika ordernya sudah banyak, maka dibutuhkan tenaga yang banyak pula,” ujarnya.
Mantan Kepala Dinas Koperasi dan UKM ini menjelaskan, pelatihan ini untuk menumbuhkan pengrajin batik baru sebagai tenaga kerja di lingkungan sentra batik. Apalagi permintaan batik sudah semakin banyak.
“Saat ini usaha batik sudah mempunyai pangsa pasar sendiri. Mudah-mudahan dengan pelatihan ini nantinya akan tumbuh pengrajin batik baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan masyarakat,” harapnya.
Sementara Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Kabupaten Probolinggo Andjar Noermala mengatakan, pelatihan batik ini bertujuan supaya masyarakat bisa mengerti ilmu dan manfaat tentang batik. Dari hasil awal nantinya akan disempurnakan dan diberikan pembinaan supaya ada sentra batik.
“Melalui pelatihan ini diharapkan masyarakat yang diajari membatik ini bisa menjadi wirausaha baru sehingga pendapatan dan penghasilannya bertambah. Dengan demikian, maka kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” pungkasnya.
Dalam pelatihan batik para peserta diajari cara mencanting, membuat desain batik, belajar teknik mewarnai dan praktek mewarnai hingga belajar cara melorot kain batik


COMMENTS