Penulis Dicko Jum'at 13/03/2015 Kim Probolinggo - Mebel Antik Probolinggo Probolinggo adalah salah satu daerah yang di diami...
Penulis Dicko
Jum'at 13/03/2015
Produk Darusman ini dijual/dipasarkan secara retail, maupun melalui ajang-ajang pameran yang diikutinya, ia berharap pemerintah daerah sering-sering melaksanakan ajang pameran terutama di Jakarta dan kota-kota besar, karena dari ajang itu ia dapat meraih keuntungan yang besar.
Sebagai generasi muda Darusman memang mempunyai ciri khas tersendiri dalam hal ukir mengukir, apalagi sentuhan darah seni membuat koleksitas ukirnya diakui oleh pasar, saat ini ia ingin membuat ukiran khas probolinggo, yang nantinya dipromosikan keluar daerah, ia masih meramu konsep khas ukiran probolinggo, sebab saat ini ukiran khas masih didominasi oleh ukiran jepara madura dan Bali.
Darusman adalah sosok generasi yang patut dicontoh oleh generasi muda lainnya, dengan usia relatif muda dia sudah menciptakan berbagai karya ukir dengan sentuhan nilai tinggi
Produk Darusman ini dijual/dipasarkan secara retail, maupun melalui ajang-ajang pameran yang diikutinya, ia berharap pemerintah daerah sering-sering melaksanakan ajang pameran terutama di Jakarta dan kota-kota besar, karena dari ajang itu ia dapat meraih keuntungan yang besar.
Sebagai generasi muda Darusman memang mempunyai ciri khas tersendiri dalam hal ukir mengukir, apalagi sentuhan darah seni membuat koleksitas ukirnya diakui oleh pasar, saat ini ia ingin membuat ukiran khas probolinggo, yang nantinya dipromosikan keluar daerah, ia masih meramu konsep khas ukiran probolinggo, sebab saat ini ukiran khas masih didominasi oleh ukiran jepara madura dan Bali.
Darusman adalah sosok generasi yang patut dicontoh oleh generasi muda lainnya, dengan usia relatif muda dia sudah menciptakan berbagai karya ukir dengan sentuhan nilai tinggi
Jum'at 13/03/2015
Kim Probolinggo - Mebel Antik Probolinggo
Probolinggo adalah salah satu daerah yang di diami oleh beberapa suku
etnis dan bangsa,sehingga adat dan kebudayaanya pun bermacam macam.
Dan hal itu sangat berpengaruh pada kebiasaan dan karakter serta watak pada penduduknya.dan salah satu adat dan kebiasaan orang probolinggo pada masa lampau yang tidak di miliki daerah lain adalah kebiasaan pada setiap laki laki yang menikah selalu menyediakan rumah dan perabotnya untuk mempelai wanita, yang pada saat itu adalah rumah kayu,sehingga sampai saat inipun rumah-rumah itu masih banyak kita jumpai,meskipun sebagian besar sudah di bongkar dan di ganti dengan rumah permanen dari batu bata.di karena kebanyaknya rumah rumah tua yang di bongkar sehingga kayu kayu bekaspun berserakan dan cenderung tidak terpakai,padahal kayu tersebut mempunyai nilai seni dan historis,berangkat dari itulah para seniman ukir,pengrajin kayu dan tukang finishing bersatu bersama sama ingin membuat tampilan baru dari sisa sisa kayu bekas tersebut,serta melestarikan sisa – sisa budaya probolinggo asli tersebut ,dengan cara mempertahankan bentuk aslinya dan mengolah bahan yg sudah tidak terpakai menjadi bahan furniture dengan semaximal mungkin untuk tidak merubah keaslian dari bahan tersebut.
Darus atau yang sering disapa Aa' , bernama lengkap Darusman lahir di Probolinggo 36
tahun silam. Dia dapat disebut sebagai ikon generasi baru disainer
meubel di kabupaten Probolinggo. Memulai karier sebagai tukang ukir
diberbagai perusahaan meubel mulai dari malang hingga jawa barat ia
jalani. Dia membuat ukiran meubel dalam gaya yang lebih modern, terutama
mengambil bentuk abstrak dan benda-benda alam.
Ayah tiga orang putra ini memulai karier sejak tahun 1987, setelah berhenti disalah satu perusahaan meubel, lalu mendirikan sendiri usahanya . Dia menggumuli usaha meubel ukir mulai dari hobby hingga ke Profesi Pengusaha. Bermula dari hobby mendesain ukiran kayu sendiri dan membuat perhiasan dari kayu, serta sering mengikuti ajang pameran kerajinan, pada tahun 1987, darusman mendirikan Perusahaan Duplicat Antique. berdedikasi tinggi dan kerja keras menghasilkan sentuhan kreasi seni, mebel Darusman banyak digemari tidak hanya di Kabupaten tetapi juga di luar kota. Dalam mengembangankan usaha dia berkerja sama dengan Dinas Koperasi Kabupaten Probolinggo terutama dalam hal pemasaran, ajang pameran merupakan tempat yang tepat untuk memasarkan hasil meubelnya, bahkan ia memulai mendesain ukiran mebelnya dengan sentuhan motif Asmat
Produksi Meubel dilaksanakan di tempat tinggalnya tepatnya di Jalan Banjarsari km 90 Sumberasih – Probolinggo.Teknik produksinya dikerjakan di bengkel sendiri maupun secara kooperatif dengan pekerjanya bagian tukang ukir dan mebel , sampai finishing dan quality control sentuhan terakhirnya.
Dan hal itu sangat berpengaruh pada kebiasaan dan karakter serta watak pada penduduknya.dan salah satu adat dan kebiasaan orang probolinggo pada masa lampau yang tidak di miliki daerah lain adalah kebiasaan pada setiap laki laki yang menikah selalu menyediakan rumah dan perabotnya untuk mempelai wanita, yang pada saat itu adalah rumah kayu,sehingga sampai saat inipun rumah-rumah itu masih banyak kita jumpai,meskipun sebagian besar sudah di bongkar dan di ganti dengan rumah permanen dari batu bata.di karena kebanyaknya rumah rumah tua yang di bongkar sehingga kayu kayu bekaspun berserakan dan cenderung tidak terpakai,padahal kayu tersebut mempunyai nilai seni dan historis,berangkat dari itulah para seniman ukir,pengrajin kayu dan tukang finishing bersatu bersama sama ingin membuat tampilan baru dari sisa sisa kayu bekas tersebut,serta melestarikan sisa – sisa budaya probolinggo asli tersebut ,dengan cara mempertahankan bentuk aslinya dan mengolah bahan yg sudah tidak terpakai menjadi bahan furniture dengan semaximal mungkin untuk tidak merubah keaslian dari bahan tersebut.
Darus atau yang sering disapa Aa' , bernama lengkap Darusman lahir di Probolinggo 36
tahun silam. Dia dapat disebut sebagai ikon generasi baru disainer
meubel di kabupaten Probolinggo. Memulai karier sebagai tukang ukir
diberbagai perusahaan meubel mulai dari malang hingga jawa barat ia
jalani. Dia membuat ukiran meubel dalam gaya yang lebih modern, terutama
mengambil bentuk abstrak dan benda-benda alam.Ayah tiga orang putra ini memulai karier sejak tahun 1987, setelah berhenti disalah satu perusahaan meubel, lalu mendirikan sendiri usahanya . Dia menggumuli usaha meubel ukir mulai dari hobby hingga ke Profesi Pengusaha. Bermula dari hobby mendesain ukiran kayu sendiri dan membuat perhiasan dari kayu, serta sering mengikuti ajang pameran kerajinan, pada tahun 1987, darusman mendirikan Perusahaan Duplicat Antique. berdedikasi tinggi dan kerja keras menghasilkan sentuhan kreasi seni, mebel Darusman banyak digemari tidak hanya di Kabupaten tetapi juga di luar kota. Dalam mengembangankan usaha dia berkerja sama dengan Dinas Koperasi Kabupaten Probolinggo terutama dalam hal pemasaran, ajang pameran merupakan tempat yang tepat untuk memasarkan hasil meubelnya, bahkan ia memulai mendesain ukiran mebelnya dengan sentuhan motif Asmat
Produksi Meubel dilaksanakan di tempat tinggalnya tepatnya di Jalan Banjarsari km 90 Sumberasih – Probolinggo.Teknik produksinya dikerjakan di bengkel sendiri maupun secara kooperatif dengan pekerjanya bagian tukang ukir dan mebel , sampai finishing dan quality control sentuhan terakhirnya.
Produk Darusman ini dijual/dipasarkan secara retail, maupun melalui ajang-ajang pameran yang diikutinya, ia berharap pemerintah daerah sering-sering melaksanakan ajang pameran terutama di Jakarta dan kota-kota besar, karena dari ajang itu ia dapat meraih keuntungan yang besar.
Sebagai generasi muda Darusman memang mempunyai ciri khas tersendiri dalam hal ukir mengukir, apalagi sentuhan darah seni membuat koleksitas ukirnya diakui oleh pasar, saat ini ia ingin membuat ukiran khas probolinggo, yang nantinya dipromosikan keluar daerah, ia masih meramu konsep khas ukiran probolinggo, sebab saat ini ukiran khas masih didominasi oleh ukiran jepara madura dan Bali.
Darusman adalah sosok generasi yang patut dicontoh oleh generasi muda lainnya, dengan usia relatif muda dia sudah menciptakan berbagai karya ukir dengan sentuhan nilai tinggi
Produk Darusman ini dijual/dipasarkan secara retail, maupun melalui ajang-ajang pameran yang diikutinya, ia berharap pemerintah daerah sering-sering melaksanakan ajang pameran terutama di Jakarta dan kota-kota besar, karena dari ajang itu ia dapat meraih keuntungan yang besar.
Sebagai generasi muda Darusman memang mempunyai ciri khas tersendiri dalam hal ukir mengukir, apalagi sentuhan darah seni membuat koleksitas ukirnya diakui oleh pasar, saat ini ia ingin membuat ukiran khas probolinggo, yang nantinya dipromosikan keluar daerah, ia masih meramu konsep khas ukiran probolinggo, sebab saat ini ukiran khas masih didominasi oleh ukiran jepara madura dan Bali.
Darusman adalah sosok generasi yang patut dicontoh oleh generasi muda lainnya, dengan usia relatif muda dia sudah menciptakan berbagai karya ukir dengan sentuhan nilai tinggi
Bila website kraksaan online bisa memberikan manfaat mohon klik salah satu iklan di website kraksaan online.Dan admin ucapkan terima kasih banyak atas partisipasi anda di kraksaan online




COMMENTS