Dicko : BromoFM Minggu 01/03/2015 TONGAS - Sebuah prestasi membanggakan ditorehkan oleh Dimas Wahyu Pradana, siswa kelas 6 SDN Tongas We...
Dicko : BromoFM
Minggu 01/03/2015
TONGAS - Sebuah prestasi membanggakan ditorehkan oleh Dimas Wahyu Pradana, siswa kelas 6 SDN Tongas Wetan I Kecamatan Tongas, Minggu (22/2). Dalam Olimpiade Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) VII yang digelar SMPN 5 Kota Probolinggo, siswa kelahiran Probolinggo, 29 Agustus 2003 ini sukses menembus empat besar dan mampu bersaing dengan 376 siswa se Kabupaten dan Kota Probolinggo.
Menariknya lagi, dalam Olimpiade MIPA tersebut tidak ada satupun wakil dari Kota Probolinggo yang mampu menembus lima besar. Artinya, semua penghargaan diraih oleh wakil dari Kabupaten Probolinggo. Yakni, duta SD Al Irsyad Patokan, SDN Sukokerto I Kecamatan Pajarakan dan SDN Tongas Wetan I Kecamatan Tongas.
Seleksi penilaian Olimpiade MIPA ini dibagi dua tahap. Dimana tahap pertama para siswa harus mengerjakan soal pilihan ganda sebanyak 50 soal dalam waktu 2 jam. Jawaban benar diberi nilai 4, salah dikurangi 1 dan tidak menjawab 0.
“Dari 376 peserta, terseleksi sebanyak 37 siswa. Pada tahap ini, Dimas berhasil masuk rangking 6 besar dan berhak maju ke tahap kedua,” ungkap Kepala SDN Tongas Wetan I Maini Yudiningsih.
Pada tahap kedua, para peserta harus mengerjakan 10 soal uraian selama 1 jam. Bedanya, pada tahap kedua ini tidak ada pengurangan nilai pada jawaban yang salah. Nanti hasilnya merupakan nilai komulatif dari tahap pertama dan kedua. Dimana Dimas mampu berada di urutan keempat.
Maini menuturkan bahwa Dimas adalah salah satu siswanya yang memang terampil dalam mengerjakan soal Matematika. Sehingga diperkirakan dalam olimpiade ini nilainya jeblok pada soal IPA. Meskipun demikian, pihaknya tetap merasa bangga atas prestasi anak didiknya tersebut.
“Olimpiade MIPA ini merupakan salah satu upaya untuk bisa mengasah kemampuan siswa agar lebih maksimal. Mudah-mudahan keberhasilan ini bisa memberikan motivasi kepada siswa yang lain supaya lebih giat belajar,” harapnya.(dc/fir
)
Minggu 01/03/2015
TONGAS - Sebuah prestasi membanggakan ditorehkan oleh Dimas Wahyu Pradana, siswa kelas 6 SDN Tongas Wetan I Kecamatan Tongas, Minggu (22/2). Dalam Olimpiade Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) VII yang digelar SMPN 5 Kota Probolinggo, siswa kelahiran Probolinggo, 29 Agustus 2003 ini sukses menembus empat besar dan mampu bersaing dengan 376 siswa se Kabupaten dan Kota Probolinggo.Menariknya lagi, dalam Olimpiade MIPA tersebut tidak ada satupun wakil dari Kota Probolinggo yang mampu menembus lima besar. Artinya, semua penghargaan diraih oleh wakil dari Kabupaten Probolinggo. Yakni, duta SD Al Irsyad Patokan, SDN Sukokerto I Kecamatan Pajarakan dan SDN Tongas Wetan I Kecamatan Tongas.
Seleksi penilaian Olimpiade MIPA ini dibagi dua tahap. Dimana tahap pertama para siswa harus mengerjakan soal pilihan ganda sebanyak 50 soal dalam waktu 2 jam. Jawaban benar diberi nilai 4, salah dikurangi 1 dan tidak menjawab 0.
“Dari 376 peserta, terseleksi sebanyak 37 siswa. Pada tahap ini, Dimas berhasil masuk rangking 6 besar dan berhak maju ke tahap kedua,” ungkap Kepala SDN Tongas Wetan I Maini Yudiningsih.
Pada tahap kedua, para peserta harus mengerjakan 10 soal uraian selama 1 jam. Bedanya, pada tahap kedua ini tidak ada pengurangan nilai pada jawaban yang salah. Nanti hasilnya merupakan nilai komulatif dari tahap pertama dan kedua. Dimana Dimas mampu berada di urutan keempat.
Maini menuturkan bahwa Dimas adalah salah satu siswanya yang memang terampil dalam mengerjakan soal Matematika. Sehingga diperkirakan dalam olimpiade ini nilainya jeblok pada soal IPA. Meskipun demikian, pihaknya tetap merasa bangga atas prestasi anak didiknya tersebut.
“Olimpiade MIPA ini merupakan salah satu upaya untuk bisa mengasah kemampuan siswa agar lebih maksimal. Mudah-mudahan keberhasilan ini bisa memberikan motivasi kepada siswa yang lain supaya lebih giat belajar,” harapnya.(dc/fir
)


COMMENTS