Dicko ; BromoFM Rabu 04/03/2015 KRAKSAAN- Nur Afandi (29) warga desa Padebon, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, babak belur setelah d...
Dicko ; BromoFM
Rabu 04/03/2015
KRAKSAAN- Nur Afandi (29) warga desa Padebon, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, babak belur setelah dijahar massa di kantor Samsat Polres Probolinggo. Pasalnya, pada Rabu (4/3/2015) sore, pelaku luar daerah ini, berusaha mencuri sepeda motor jenis Vario yang posisinya terparkir di area Samsat tersebut.
Kesempatan itu dilakukan pelaku, karena posisi kunci motor yang diincarnya masih nempel, yang sebelumnya secara tidak sengaja tidak diambil oleh pemiliknya.
Karena aksinya keburu dipergoki petugas di kantor Samsat tersebut, sehingga aksinya gagal, dan saat itulah pelaku diseret dan dihajar oleh massa, karena situasinya masih jam kerja dan masih banyak pengunjung untuk melakukan transaksi perpanjang kendaraanya di kantor Samsat.
Ifin, seorang saksi mata mengatakan memang sebelumnya dirinya dan orang disekelilingnya timbul rasa curiga terhadap pelaku, karena pelaku melirik motor tersebut sambil mondar mandir.
“Pelaku kurang paham untuk mencuri motor, dia terlihat kaku dan gugup. Begitu ketahuan ingin membawa lari motor, dirinya langsung kebingungan, massa pun langjsung menghajarnya,”kurai Ifin.
Kasubbag Humas Polres Probolionggo, AKP Ida Bagus Gede, menjelaskan bahwa pelaku semantara ini statusnya masih diduga pencuri. Karena dirinya dari Pauruan, tidak ada niatan mencuri, melainkan menemui temannya di Kraksaan yakni YT, untuk melamar pekerjaan, pelaku bertemu di GOR Kraksaan dengan YT.
“Pelaku iniawalnya hanya mau mencuri helm, dan sebelumnya dirinya hendak menemui temannya di GOR Kraksaan untuk melamar pekerjaan, temannya tidak kunjung datang, pelaku main-main ke kantor Samsat, mendapati kunci motor nempel dimotor, disitulah pelaku punya niatan lain, dan mencuri motor,”jelas AKP Ida.(dc/fir)
Rabu 04/03/2015
KRAKSAAN- Nur Afandi (29) warga desa Padebon, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, babak belur setelah dijahar massa di kantor Samsat Polres Probolinggo. Pasalnya, pada Rabu (4/3/2015) sore, pelaku luar daerah ini, berusaha mencuri sepeda motor jenis Vario yang posisinya terparkir di area Samsat tersebut.Kesempatan itu dilakukan pelaku, karena posisi kunci motor yang diincarnya masih nempel, yang sebelumnya secara tidak sengaja tidak diambil oleh pemiliknya.
Karena aksinya keburu dipergoki petugas di kantor Samsat tersebut, sehingga aksinya gagal, dan saat itulah pelaku diseret dan dihajar oleh massa, karena situasinya masih jam kerja dan masih banyak pengunjung untuk melakukan transaksi perpanjang kendaraanya di kantor Samsat.
Ifin, seorang saksi mata mengatakan memang sebelumnya dirinya dan orang disekelilingnya timbul rasa curiga terhadap pelaku, karena pelaku melirik motor tersebut sambil mondar mandir.
“Pelaku kurang paham untuk mencuri motor, dia terlihat kaku dan gugup. Begitu ketahuan ingin membawa lari motor, dirinya langsung kebingungan, massa pun langjsung menghajarnya,”kurai Ifin.
Kasubbag Humas Polres Probolionggo, AKP Ida Bagus Gede, menjelaskan bahwa pelaku semantara ini statusnya masih diduga pencuri. Karena dirinya dari Pauruan, tidak ada niatan mencuri, melainkan menemui temannya di Kraksaan yakni YT, untuk melamar pekerjaan, pelaku bertemu di GOR Kraksaan dengan YT.
“Pelaku iniawalnya hanya mau mencuri helm, dan sebelumnya dirinya hendak menemui temannya di GOR Kraksaan untuk melamar pekerjaan, temannya tidak kunjung datang, pelaku main-main ke kantor Samsat, mendapati kunci motor nempel dimotor, disitulah pelaku punya niatan lain, dan mencuri motor,”jelas AKP Ida.(dc/fir)


COMMENTS