Dicko Bromo FM Kamis 12/02/2015 KRAKSAAN - Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Kantor Perpustakaan Umum Daerah (P...
Dicko Bromo FM
Kamis 12/02/2015
KRAKSAAN
- Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Kantor
Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Kabupaten Probolinggo terus
berbenah. Salah satunya dengan pengembangan perpustakaan demi mendukung
gerakan pemasyarakatan minat baca.
Demi mewujudkan hal tersebut, Perpusda tengah berupaya melakukan penyatuan data induk perpustakaan yang akuntabel. Hal ini didukung dengan penerapan sistem otomasi perpustakaan yang menggunakan software Inlis (Integrated Library System) atau sistem perpustakaan terpadu.
“Sejak tahun 2012 lalu Perpusda sudah menerapkan otomasi perpustakaan dengan apilkasi Inlis. Kami mengharapkan semua perpustakaan sekolah, madrasah, perguruan tinggi dan desa juga menggunakan aplikasi Inlis,” ungkap Kepala Kantor Perpusda Santoso.
Mantan Kabag Kominfo ini menerangkan dengan menggunakan aplikasi Inlis, maka nantinya ada kesamaan data yang akan disatukan dalam server di Kantor Perpusda Kabupaten Probolinggo.
“Katalog online yang selama ini ada di situs Perpusda nantinya bisa menjadi kataloq induk. Ini merupakan bagian dalam pengembangan perpustakaan yang sedang kami lakukan demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Penggunaan aplikasi Inlis oleh seluruh perpustakaan ini merupakan langkah awal dari upaya penyatuan data induk perpustakaan. Selanjutnya masing-masing perpustakaan harus menyiapkan sarana dan prasarananya. Sementara Kantor Perpusda Kabupaten Probolinggo akan membantu instalasinya.
“Penyatuan data induk perpustakaan ini bertujuan sebagai upaya perpustakaan dalam hal memasyarakatkan minat baca di Kabupaten Probolinggo, baik melalui lembaga pendidikan maupun tingkat desa,” terangnya.(dc/fir)
Kamis 12/02/2015
KRAKSAAN
- Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Kantor
Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Kabupaten Probolinggo terus
berbenah. Salah satunya dengan pengembangan perpustakaan demi mendukung
gerakan pemasyarakatan minat baca.Demi mewujudkan hal tersebut, Perpusda tengah berupaya melakukan penyatuan data induk perpustakaan yang akuntabel. Hal ini didukung dengan penerapan sistem otomasi perpustakaan yang menggunakan software Inlis (Integrated Library System) atau sistem perpustakaan terpadu.
“Sejak tahun 2012 lalu Perpusda sudah menerapkan otomasi perpustakaan dengan apilkasi Inlis. Kami mengharapkan semua perpustakaan sekolah, madrasah, perguruan tinggi dan desa juga menggunakan aplikasi Inlis,” ungkap Kepala Kantor Perpusda Santoso.
Mantan Kabag Kominfo ini menerangkan dengan menggunakan aplikasi Inlis, maka nantinya ada kesamaan data yang akan disatukan dalam server di Kantor Perpusda Kabupaten Probolinggo.
“Katalog online yang selama ini ada di situs Perpusda nantinya bisa menjadi kataloq induk. Ini merupakan bagian dalam pengembangan perpustakaan yang sedang kami lakukan demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Penggunaan aplikasi Inlis oleh seluruh perpustakaan ini merupakan langkah awal dari upaya penyatuan data induk perpustakaan. Selanjutnya masing-masing perpustakaan harus menyiapkan sarana dan prasarananya. Sementara Kantor Perpusda Kabupaten Probolinggo akan membantu instalasinya.
“Penyatuan data induk perpustakaan ini bertujuan sebagai upaya perpustakaan dalam hal memasyarakatkan minat baca di Kabupaten Probolinggo, baik melalui lembaga pendidikan maupun tingkat desa,” terangnya.(dc/fir)


COMMENTS