Dicko Bromo FM Kamis 05/02/2015 KRAKSAAN - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Plrobolinggo, menggelar operasi simpa...
Dicko Bromo FM
Kamis 05/02/2015
KRAKSAAN
- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Plrobolinggo,
menggelar operasi simpati KTP dan kepantasan dalam berbusana bagi
pengunjung pusat perbelanjaan, tepatnya di Diva Swalayan Kraksaan pada
Kamis (5/2/2015) siang.
Operasi tersebut ditekankan pada pengunjung diva, yang menggunakan pakaian yang tidak berjilbab dan ketat. Selain itu meski berjilbab, juga didata bila berpenampilan ketat.
Dalam pemeriksaan petugas, pengunjung diminta KTP , alamat dan nomor handphone. Setelah dimintai keterangan, pengunjung diperbolehkan kembali meninggalkan pemeriksaan dan melanjutkan belanjanya.
Salah satu pengunjung, Vita asal desa Patemon Kraksaan mengatakan, atas operasi ini dirinya tidak keberatan, justru agar lebih ditingkatkan, kendati demikian, dirinya masih belum bisa berjilbab dalam waktu dekat. “Masih butuh waktu untuk menyesuaikan diri berhijab, karena berhijab itu butuh waktu juga sekiranya sama dengan hati,”sebut Vita.
Semantara Catur Genting selaku Kasi Binmas Personil Satpol PP Kabupaten Probolinggo mengatakan, penertiban tersebut dilakukan untuk menertibkan pakaian pengunjung swalayan yang selama ini tidak wajar untuk di pakai.
“Kami mengikuti ajaran Islam, agar pengunjung swalayan di Kota Kraksaan lebih tertib dan memakai busana yang wajar. Selain itu, kalau ini dibiarkan, maka bisa memancing para muda-mudi, akibatnya akan terjadi pergaulan bebas. Kami berupaya menghindari hal-hal yang negative,”pungkas Catur.(dc/fir)
Kamis 05/02/2015
KRAKSAAN
- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Plrobolinggo,
menggelar operasi simpati KTP dan kepantasan dalam berbusana bagi
pengunjung pusat perbelanjaan, tepatnya di Diva Swalayan Kraksaan pada
Kamis (5/2/2015) siang.Operasi tersebut ditekankan pada pengunjung diva, yang menggunakan pakaian yang tidak berjilbab dan ketat. Selain itu meski berjilbab, juga didata bila berpenampilan ketat.
Dalam pemeriksaan petugas, pengunjung diminta KTP , alamat dan nomor handphone. Setelah dimintai keterangan, pengunjung diperbolehkan kembali meninggalkan pemeriksaan dan melanjutkan belanjanya.
Salah satu pengunjung, Vita asal desa Patemon Kraksaan mengatakan, atas operasi ini dirinya tidak keberatan, justru agar lebih ditingkatkan, kendati demikian, dirinya masih belum bisa berjilbab dalam waktu dekat. “Masih butuh waktu untuk menyesuaikan diri berhijab, karena berhijab itu butuh waktu juga sekiranya sama dengan hati,”sebut Vita.
Semantara Catur Genting selaku Kasi Binmas Personil Satpol PP Kabupaten Probolinggo mengatakan, penertiban tersebut dilakukan untuk menertibkan pakaian pengunjung swalayan yang selama ini tidak wajar untuk di pakai.
“Kami mengikuti ajaran Islam, agar pengunjung swalayan di Kota Kraksaan lebih tertib dan memakai busana yang wajar. Selain itu, kalau ini dibiarkan, maka bisa memancing para muda-mudi, akibatnya akan terjadi pergaulan bebas. Kami berupaya menghindari hal-hal yang negative,”pungkas Catur.(dc/fir)


COMMENTS