Dicko : BromoFM Sabtu 14/02/2015 PROBOLINGGO - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Probolinggo, Kamis (13/2) siang m...
Dicko : BromoFM
Sabtu 14/02/2015
PROBOLINGGO - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Probolinggo, Kamis (13/2) siang menggelar rapat koordinasi (rakor) persiapan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Probolinggo Tahun Anggaran 2015 di Gedung Djojolelono Kabupaten Probolinggo.
Rakor yang diikuti oleh seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Moch. Nawi.
Tema pembangunan Kabupaten Probolinggo tahun 2016 adalah “Pembangunan Kabupaten Probolinggo Tahun 2016 Melanjutkan Pemantapan Perekonomian dan Daya Saing Daerah Bagi Percepatan Peningkatan Kesejahteraan Rakyat yang Berkeadilan”.
Kepala Bappeda Kabupaten Probolinggo Dewi Korina menjelaskan bahwa penyelenggaraan rakor pemantapan persiapan Musrenbang Kecamatan 2015 sebagai dasar penyusunan RKPD tahun 2016 yang bertujuan untuk memberikan pemahaman secara umum tentang mekanisme penyelenggaraan Musrenbang Kecamatan.
“Sistematika rancangan awal RKPD tahun 2016 yaitu dengan evaluasi hasil pelaksanaan RKPD tahun 2014 serta capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan 2014, rancangan kerangka ekonomi daerah serta kebijakan keuangan daerah. Kemudian prioritas dan sasaran pembangunan daerah, rencana program dan kegiatan prioritas daerah,” ungkapnya.
Sementara Sekda Nawi mengungkapkan bahwa misi pertama Kabupaten Probolinggo adalah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan daya saing daerah, pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan dan optimalisasi pengelolaan sumber daya berkelanjutan.
“Dari penjelasan misi pertama tersebut mempunyai tujuan tertentu diantaranya meningkatnya perekonomian daerah yang berbasis kerakyatan, meningkatnya daya saing daerah dan meningkatnya pembangunan ekonomi yang berwawasan lingkungan,” ungkapnya.
Sementara dalam misi kedua jelas Sekda Nawi adalah mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia melalui peningkatan kualitas pelaksanaan otonomi daerah dengan tujuannya meningkatnya kualitas kehidupan masyarakat serta meningkatnya penyelenggaraan kepemerintahan yang baik dan bersih.
”Keberhasilan pembangunan ekonomi tergantung dari perencanaan yang dibuat oleh masing-masing SKPD yang dapat diwujudkan melalui Renja dengan penyusunan Musrenbang,” pungkasnya.(dc/fir)
Sabtu 14/02/2015
PROBOLINGGO - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Probolinggo, Kamis (13/2) siang menggelar rapat koordinasi (rakor) persiapan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Probolinggo Tahun Anggaran 2015 di Gedung Djojolelono Kabupaten Probolinggo.Rakor yang diikuti oleh seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Moch. Nawi.
Tema pembangunan Kabupaten Probolinggo tahun 2016 adalah “Pembangunan Kabupaten Probolinggo Tahun 2016 Melanjutkan Pemantapan Perekonomian dan Daya Saing Daerah Bagi Percepatan Peningkatan Kesejahteraan Rakyat yang Berkeadilan”.
Kepala Bappeda Kabupaten Probolinggo Dewi Korina menjelaskan bahwa penyelenggaraan rakor pemantapan persiapan Musrenbang Kecamatan 2015 sebagai dasar penyusunan RKPD tahun 2016 yang bertujuan untuk memberikan pemahaman secara umum tentang mekanisme penyelenggaraan Musrenbang Kecamatan.
“Sistematika rancangan awal RKPD tahun 2016 yaitu dengan evaluasi hasil pelaksanaan RKPD tahun 2014 serta capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan 2014, rancangan kerangka ekonomi daerah serta kebijakan keuangan daerah. Kemudian prioritas dan sasaran pembangunan daerah, rencana program dan kegiatan prioritas daerah,” ungkapnya.
Sementara Sekda Nawi mengungkapkan bahwa misi pertama Kabupaten Probolinggo adalah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan daya saing daerah, pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan dan optimalisasi pengelolaan sumber daya berkelanjutan.
“Dari penjelasan misi pertama tersebut mempunyai tujuan tertentu diantaranya meningkatnya perekonomian daerah yang berbasis kerakyatan, meningkatnya daya saing daerah dan meningkatnya pembangunan ekonomi yang berwawasan lingkungan,” ungkapnya.
Sementara dalam misi kedua jelas Sekda Nawi adalah mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia melalui peningkatan kualitas pelaksanaan otonomi daerah dengan tujuannya meningkatnya kualitas kehidupan masyarakat serta meningkatnya penyelenggaraan kepemerintahan yang baik dan bersih.
”Keberhasilan pembangunan ekonomi tergantung dari perencanaan yang dibuat oleh masing-masing SKPD yang dapat diwujudkan melalui Renja dengan penyusunan Musrenbang,” pungkasnya.(dc/fir)


COMMENTS