Dicko : BromoFM Senin 16/02/2015 KRAKSAAN -Koleksi batu akik ternyata masih sangat menjadi popularitas kaum pria dimanapun berada, bahka...
Dicko : BromoFM
Senin 16/02/2015
KRAKSAAN-Koleksi batu akik ternyata masih sangat menjadi popularitas kaum pria dimanapun berada, bahkan diminati oleh kaum perempuan. Utamaya di wilayah Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Batu cincin yang selama ini menjadi favorit adalah jenis batu yang memiliki corak serta berbentuk oval yang tertata rapi. Popularitas batu akik akhir-akhir ini begitu diburu dan harganya pun kian tinggi.
Senin 16/02/2015
KRAKSAAN-Koleksi batu akik ternyata masih sangat menjadi popularitas kaum pria dimanapun berada, bahkan diminati oleh kaum perempuan. Utamaya di wilayah Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Batu cincin yang selama ini menjadi favorit adalah jenis batu yang memiliki corak serta berbentuk oval yang tertata rapi. Popularitas batu akik akhir-akhir ini begitu diburu dan harganya pun kian tinggi.
Dhofir, salah satu kolektor batu akik asal Kota Kraksaan, Kabupaten setempat, megatakan kalau batu akik hingga saat ini masih sangat menjadi idaman laki-laki dan perempuan. Dan itupun bermacam-macam jenis batu yang diperjual belikan. Bahkanb harganya akhir-akhir ini naik lebih dari 50 persen.
“Sejak 2014 lalu batu akik memang banyak diburu oleh sebagian besar masyarakat yang hobby memakainya, meskipun harganya agak mahal tetap di bali. Namun bagi saya pribadi, mengkoleksi batu akik ini tidak untuk bisnis melainkan hanya sekedar hobby saja,”ujarnya.
Batu akik yang dmilki kolektor kata Dhofir, kebanyakan batu dengan jenis batu bacan dan kali maya. Yang harganya mencapai 2 juta rupiah. Batu bacan yang memang diburu masyarakat menengah keatas. Namun jika untuk muda-mudi ada kelasnya tersendiri, yaitu dengan jenis batu biasa tapi batu akik yang terbilang langka dan kwalitasnya bagus.”Harganya kalau untuk muda-mudi hanya ratusan ribu rupiah,”sebutnya.
Di Kabupaten Probolingo, sudah banyak kolektor batu akik yang memiliki jenis bebatuan yang berkelas. Terbukti, batu akik dari Probolinggo, sebagian sudah dipakai artis-artis ibu kota Jakarta. Dhofir sendiri banyak mengkoleksi batu akik berbagai jenis dan ukuran, ada yang bentuk cincin, ada pula yang berbentuk kalung, yang harganya berfariasi.
“Kami group kolektor batu akik Kabupaten Probolinggo, hanya sekedar gemar saja, namun jika ada yang mau membelinya kami jual dari harga 2 ratus ribu rupiah hingga 2 juta rupiah,”pungkas Dhofir.(dc/fir)


COMMENTS