Dicko Bromo FM Jum'at 06/02/2015 KRAKSAAN - Ditemukannya mayat laki-laki dengan posisi terkubur di sebuah jurang tepatnya di Dusu...
Dicko Bromo FM
Jum'at 06/02/2015
KRAKSAAN
- Ditemukannya mayat laki-laki dengan posisi terkubur di sebuah jurang
tepatnya di Dusun Paoan Desa Tegal Sono Kecamatan Tegal Siwalan
Kabupaten Probolinggo, Kamis (5/2/2015), sampai saat ini masih belum
menemukan titik temu alias masih belum ada keluarga yang datang ke kamar
jenazah RSUD Waluyo Jati Karaksaan Kabupaten Probolinggo.
Menurut petugas kamar jenazah RSUD Waluyo Jati, Edi Susanto mengatakan, setelah kejadian pada malam hari memang ada beberapa orang yang berkunjung ke kamar jenazah, bahkan sampai mpada Jum’at (6/2/2015) siang, polisi beserta beberapa orang melihat mayat tersebut.
“Banyak yang datang, tapi setelah dilihat mereka tidak mengakui kalau korban adalah salah satu keluarganya yang hilang, terpaksa pihak rumah sakit harus membiarkan mayat tersebut di kamar jenazah,”tutur Edi.
Edi mengaku, pihak rumah sakit terpaksa mengubur mayat itu, kalau sampai hari Sabtu belum juga ada keluarga yang mengaku.
Diberitakan sebelumnya, mayat pria tersebut ditemukan disebuah jurang dengan kedalaman sekitar 3 meter, dengan mengenakan kaos warna biru, celana pendek warna crem. Korban ditemukan warga setempat saat sedang mencari rumput.
Menurut Kapolsek Tegal Siwalan, AKP Sukandar, perangkat desa setempat Imam Sanusi, awal ditemukannya mayat tersebut, warga mencium bau busuk yang tak jauh dari TKP, saat dilakukan pencarian ada gundukan tanah di sangka bangkai hewan milik warga yang mati. Namun setelah digali ternyata sosok mayat manusia, mengetahui hal itu, warga langsung melapor ke Polisi setempat.(dc/fir)
Jum'at 06/02/2015
KRAKSAAN
- Ditemukannya mayat laki-laki dengan posisi terkubur di sebuah jurang
tepatnya di Dusun Paoan Desa Tegal Sono Kecamatan Tegal Siwalan
Kabupaten Probolinggo, Kamis (5/2/2015), sampai saat ini masih belum
menemukan titik temu alias masih belum ada keluarga yang datang ke kamar
jenazah RSUD Waluyo Jati Karaksaan Kabupaten Probolinggo. Menurut petugas kamar jenazah RSUD Waluyo Jati, Edi Susanto mengatakan, setelah kejadian pada malam hari memang ada beberapa orang yang berkunjung ke kamar jenazah, bahkan sampai mpada Jum’at (6/2/2015) siang, polisi beserta beberapa orang melihat mayat tersebut.
“Banyak yang datang, tapi setelah dilihat mereka tidak mengakui kalau korban adalah salah satu keluarganya yang hilang, terpaksa pihak rumah sakit harus membiarkan mayat tersebut di kamar jenazah,”tutur Edi.
Edi mengaku, pihak rumah sakit terpaksa mengubur mayat itu, kalau sampai hari Sabtu belum juga ada keluarga yang mengaku.
Diberitakan sebelumnya, mayat pria tersebut ditemukan disebuah jurang dengan kedalaman sekitar 3 meter, dengan mengenakan kaos warna biru, celana pendek warna crem. Korban ditemukan warga setempat saat sedang mencari rumput.
Menurut Kapolsek Tegal Siwalan, AKP Sukandar, perangkat desa setempat Imam Sanusi, awal ditemukannya mayat tersebut, warga mencium bau busuk yang tak jauh dari TKP, saat dilakukan pencarian ada gundukan tanah di sangka bangkai hewan milik warga yang mati. Namun setelah digali ternyata sosok mayat manusia, mengetahui hal itu, warga langsung melapor ke Polisi setempat.(dc/fir)


COMMENTS