Dicko Bromo FM Rabu 25/02/2015 KRAKSAAN - Rabu (25/2/2015) ratusan siswa SDN Patokan II menggelar aksi pengumpulan koin, aksi yang ...
Dicko Bromo FM
Rabu 25/02/2015
Rabu 25/02/2015
KRAKSAAN - Rabu (25/2/2015)
ratusan siswa SDN Patokan II menggelar aksi pengumpulan koin, aksi yang pengumpulan
koin dilakukan dihalaman sekolahnya di jalan Ir.H.Juanda Kelurahan Patokan,
Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Dengan tujuan bahwa para siswa
pelajar turut prihatin, dan menunjukan sikap protes terhadap Negara Australia telah
melecehkan harga diri Bangsanya.
Aksi pengumpulan koin itu menjadi
perhatian masyarakat yang melintas di ruas jalan tersebut, sebab, para pelajar
SD melakukan teatrikal serta membawa sejumlah poster yang bertuliskan sebuah
protes terhadap pemerintahan Australia.
Aksi tersebut merupakan, buntut dari pernyataan Perdana Menteri Autralia, yakni Tonny Abbot, yang telah mengungkit-ungkit masalah sumbangan
kemanusiaan, sebesar 1
milliar dollar pada tragedi tsunami aceh lalu.
Arifurrohman,selaku kepala
sekolah SDN Patokan II Kraksaan mengaku, hasil koin yang telah terkumpul itu,
akan disumbangkan ke pemerintah Australia lewat jejaring sosial,”saya kira ini
adalah sesuatu yang tepat untuk menyumbangkan koin kepada mereka,”ujarnya.
Aksi pengumpulan koin dengan
diiringi musik ini lanjutnya, agar bangsa Australia tergugah hatinya, apa yang
mereka gugat selama ini terhadap bangsa Indonesia. “Selama ini Australia sudah
berbuat semena-mena dengan triknya sendiri agar Indonesia terjepit,”imbuh
Arifurrohman.
Sementara itu, Tania Yusrin
Mayaza (12) salah satu siswa disekolah
tersebut mengatakan, agar bangsa Indonesia tetap pada pendiriannya. Ia berharap
bangsa Indonesia, terus melanjutkan proses hukum bagi 2 terpidana mati kasus
narkoba tersebut.
“Perjalanan kami sebagai
pelajar masih sangat panjang, kami tidak menginginkan masa depan anak bangsa
rusak dan terancam, secara tegas, jangan sampai pelaku narkoba di Negara
Indonesia ini harus sesuai dengan UU yang ditentukan,”ujarnya.(dc/fir)



COMMENTS