Dicko : BromoFM Jum'at 13/02/2015 KRAKSAAN-jumlah penderita Human Immunodeficiency virus; HIV yang dirawat di RSUD Waluyo Jati Kraksa...
Dicko : BromoFM
Jum'at 13/02/2015
KRAKSAAN-jumlah penderita Human Immunodeficiency virus; HIV yang dirawat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan Kabupaten Probolinggo, semakin meningkat saja. Selama Februari 2015 ini penderitanya menjcapai 40 orang yang ingin mendapatkan pengobatan Anti Retroviral. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Klinik VCT Voluntari Conseling Test) RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Yuni Indiyah Mulyati.
Di jelaskannya, Virus yang dapat menyebabkan penyakit AIDS. Virus ini menyerang manusia dan menyerang sistem kekebalan (imunitas) tubuh, sehingga tubuh menjadi lemah dalam melawan infeksi. Tanpa pengobatan, seorang dengan HIV bisa bertahan hidup selama 9-11 tahun setelah terinfeksi, tergantung tipenya. Dengan kata lain, kehadiran virus ini dalam tubuh akan menyebabkan defisiensi (kekurangan) sistem imun.
Penderita yang masuk ke Waluyo ini merupakan pasien rujukan dari Puskesmas se-Kabupten Probolinggo, selain itu temuan dari Manajer Kasus (MK) yang diberdayakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo.
“Pasien yang kami rawat adalah memang berniat untuk berobat tanpa dorongan dari orang lain, mereka dating dengan kesadarannya sendiri, karena ingin sembuh dari penyakit tersebut,”ujar Yuni.
Disebutkannya, sejak awal Januari 2015 sampai saat ini (13/2/15), sebanyak 56 orang yang telah dilakukan pengobatan ARV. Namun pada saat ini terdapat 40 orang yang mendapatkan pengobatan. Menurutnya, tikdak semua pasien yang menjalani pengobatan ARV.”Yang kami tangani usianya masih terbilang produktif, ya kni antara usia 20-45 tahun,”jelasnya.
Yuni menuturkan, dengan jumlah pengunjung yang harus dilakukan tindakan di RSUD Waluyo Jati Kraksaan ini terbilang mengalami peningkatan yang cukup tinggi, jika disbanding dengan tahun sebelumnya. Dan itu kebanyakan ibu runah tangga. Yuni menghimbau, agar ibu rumah tangga selalu waspada, dan betul-betul menjaga kehidupan berumah tangga yang baik.(dc/fir)
Jum'at 13/02/2015
KRAKSAAN-jumlah penderita Human Immunodeficiency virus; HIV yang dirawat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan Kabupaten Probolinggo, semakin meningkat saja. Selama Februari 2015 ini penderitanya menjcapai 40 orang yang ingin mendapatkan pengobatan Anti Retroviral. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Klinik VCT Voluntari Conseling Test) RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Yuni Indiyah Mulyati.Di jelaskannya, Virus yang dapat menyebabkan penyakit AIDS. Virus ini menyerang manusia dan menyerang sistem kekebalan (imunitas) tubuh, sehingga tubuh menjadi lemah dalam melawan infeksi. Tanpa pengobatan, seorang dengan HIV bisa bertahan hidup selama 9-11 tahun setelah terinfeksi, tergantung tipenya. Dengan kata lain, kehadiran virus ini dalam tubuh akan menyebabkan defisiensi (kekurangan) sistem imun.
Penderita yang masuk ke Waluyo ini merupakan pasien rujukan dari Puskesmas se-Kabupten Probolinggo, selain itu temuan dari Manajer Kasus (MK) yang diberdayakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo.
“Pasien yang kami rawat adalah memang berniat untuk berobat tanpa dorongan dari orang lain, mereka dating dengan kesadarannya sendiri, karena ingin sembuh dari penyakit tersebut,”ujar Yuni.
Disebutkannya, sejak awal Januari 2015 sampai saat ini (13/2/15), sebanyak 56 orang yang telah dilakukan pengobatan ARV. Namun pada saat ini terdapat 40 orang yang mendapatkan pengobatan. Menurutnya, tikdak semua pasien yang menjalani pengobatan ARV.”Yang kami tangani usianya masih terbilang produktif, ya kni antara usia 20-45 tahun,”jelasnya.
Yuni menuturkan, dengan jumlah pengunjung yang harus dilakukan tindakan di RSUD Waluyo Jati Kraksaan ini terbilang mengalami peningkatan yang cukup tinggi, jika disbanding dengan tahun sebelumnya. Dan itu kebanyakan ibu runah tangga. Yuni menghimbau, agar ibu rumah tangga selalu waspada, dan betul-betul menjaga kehidupan berumah tangga yang baik.(dc/fir)


COMMENTS